Pendataan angkutan travel (2)
Pendataan angkutan travel
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Banyaknya angkutan penumpang antar pulau yang beroperasi tanpa izin bikan saja merugikan pemerintah karena tidak membayar retrinusi perizinan.

Tetapi juga merugikan angkutan lain yang resmi atau berizin lengkap hingga miliaran rupiah.

Dari pendataan yang dilakukan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah Bali – NTB di Gilimanuk, selama 3 hari ada 203 kendaraan travel yang terdata. Jumlah itu masih belum semuanya mengingat kemungkinan saat pendaraan selama tiga hari mulai Senin (14/10) sampai Rabu (16/10) ada kendaraan travel yang tidak beroprasi atau kucing-kucingan. Dari jumlah itu diperkirakan 95 persen tidak meniliki izin.

“Ada yang tidak memiliki STUK ( Surat Tanda Uji Kendaraan) dan izin lainya yang diperlukan untuk angkutan penumpang,” ujar Koordinator Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, I Ketut Iriana Wastika, Sabtu (19/10).

Jika dirata-ratakan angkutan bodong itu setiap hari ada 100 angkutan bodong yang masuk Bali maka keugian yang dialamai angkutan resemi sangat besar.

Contohnya satu penumpang dari wilayah Jember, Bondowoso dan sekitarnya membayar Rp.150 ribu dan stiap kendaraan mengangkut rata-rata 5 orang penumpang satu angkutan bodong sudah merugikan angkitan resmi Rp.750 ribu.

Lalu jika rata-rata sehari ada 100 angkutan bodong yang masuk Bali maka kerugian angkutan resmi sebesar Rp.75 juta. “Kalau sebulan maka angkutan resmi dirugikan sekitar Rp.2,2 miliar. Itu baru yang masuk Bali, belum yang keluar Bali,” ungkapnya.

Dengan kondisi itu maka setelah pendataan ini, diharapkan ada seolusi dari Kementrian maupun Dirjen Perhubungan Darat guna meminimalisir adanya angkutan penunp-ang yang tidak resmi seperti yang banyak beroprasi sekarang ini. (nm/bpn/tim)