Trek-trekan, Dua ABG Luka Parah

Anak baru gede (ABG) mengalami luka parah akibat kecelakaan saat adu cepat memacu motor di Pantai Desa Delodberawah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana
Anak baru gede (ABG) mengalami luka parah akibat kecelakaan saat adu cepat memacu motor di Pantai Desa Delodberawah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana

JEMBRANA, balipuspanews.com- Aksi balapan liar atau trek-trekan yang dilakukan sekelompok remaja pada Minggu (26/6/2022) sore berujung petaka.

Dua orang anak baru gede (ABG) mengalami luka parah akibat kecelakaan saat adu cepat memacu motor di Pantai Desa Delodberawah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Aksi trek-trekan itu diikuti oleh tiga sepeda motor yakni Yamaha N Max DK 6442 FAB dengan joki IDPAM,16, asal Kecamatan Jembrana, Honda Beat dengan Joki IKAKP,20, asal Kecamatan Mendoyo dan sepeda motor Honda Vario Techno yang jokinya tidak diketahui.

Mereka kemudian start di pantai sebelah selatan kafe bintang sekitar pukul 18.00 Wita kearah barat. Namun baru sekitar 100 meter sepeda motor Yamaha N Max bersenggolan dengan Honda Vario Techno.

Baca Juga :  Gubernur Koster Perjuangkan Nasib Tenaga Kontrak di Pemprov Bali

Yamaha N Max bersama jokinya terjatuh. Apesnya lagi ia ditabrak dari belakang oleh Honda Beat.

Akibatnya joki honda Beat mengalami luka lecet di wajah dan pendarahan dikepala. Dia sempat dilarikan ke RSU Negara. Namun karena lukanya parah, ia kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah.

Sedangkan joki Yamaha N MAx yang mengalami tiga patahan pada tulang kaki kanannya, mata lebam, hidung dan mulut mengeluarkan darah dirawat di RS Balimed.

Kapolsek Mendoyo, AKP Putu Suarmadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Untuk mengantisipasi aksi balapan liar di Pantai Delodberawah pihaknya akan meningkatkan patroli bersama pecalang desa adat Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta kepala dusun.

“Kami juga mengajak nelayan dan masyarakat agar segera melapor jika ada aksi balapan liar,”ungkapnya.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih MBPS, Wagub: Dulu Melawan Penjajah, Kini Kemiskinan

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan