Minggu, Mei 19, 2024
BerandaGianyarTri Rismaharini Apresiasi Ajik Krisna yang Bantu Kemensos Atasi Kemiskinan

Tri Rismaharini Apresiasi Ajik Krisna yang Bantu Kemensos Atasi Kemiskinan

GIANYAR, balipuspanews.com
Menteri Sosial (Mensos) Kabinet Indonesia Maju Tri Rismaharini mengapresiasi owner Krisna oleh- oleh, Gusti Ngurah Anom yang akrab dipanggil Ajik Krisna yang mensupport kementerian sosial (Kemensos) dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia. Hal itu dikatakan mantan Wali Kota Surabaya itu saat
mengunjungi Krisna Oleh-oleh Belangsinga, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Selasa (26/3/2024).

Dalam sambutannya, Tri Rismaharini atas nama Kementerian Sosial mengucapkan terima kasih kepada Ajik Krisna yang sudah mensupport Kementrian Sosial dalam upaya mengatasi kemiskinan.

“Salah satu program kami yaitu minyak kayu putih dari kepulauan buru, mereka berada yang sangat jauh, dan ternyata produk mereka sangat luar biasa dan langsung bisa diterima langsung oleh Ajik sebagai owner Krisna,” ucapnya.

Kemudian program kedua adalah garam Kusamba yang di olah menjadi garam Spa.

“Awalnya saya dijelaskan, ini barangnya bagus sekali, tapi karena petani mengolah secara tradisional, sehingga mereka hanya mendapat 1 kg dengan harga 7000 dan saat musim hujan mereka tidak bisa bekerja karena tentunya kualitas barangnya tidak akan bisa dipertahankan, dan juga mereka akan produksi secara on off, terutama saat musim hujan,” ucapnya.

BACA :  Terima Legislative Council of Hong Kong, DPD RI Tawarkan Penguatan Kerja Sama Bangun Daerah

Kemudian dari situ, yang pertama dilakukan adalah dengan membuat panel-panel yang membuat mereka bertahan, dan bisa bekerja saat musim hujan sehingga produksi mereka kemudian bertambah.

“Kita harus tangani ini, bagaimana kita bisa treatment garam ini, dan ternyata setelah dilakukan treatment harganya bisa naik menjadi 18.000 dan kemudian kami latih menjadi garam spa,”ungkap Tris Rismaharini serta dirinya percaya kalau garam Kusamba terus konsisten, nanti suatu saat mereka akan bisa mencapai taraf kesejahteraannya.

Lanjut Risma, di Kabupaten Tabanan, dirinya mendidik anak-anak yang tuna rungu bicara, dimana beberapa sudah dilatih sebagai bartender, dan juga difasilitasi dengan dibukakan coffee shop, namun ternyata masih banyak dari mereka harus bisa melanjutkan kehidupannya.

“Saya bersyukur ketemu sama Ajik, beliau menyatakan siap menerima. Dan saya percaya mereka lebih tangguh dan juga bekerja keras,” ujarnya.

Mengenai tantangan yang dihadapi, Tri Rismaharini menyampaikan kalau akses mereka untuk bisa sekolah itu berat sekali, karena tidak semua daerah itu memiliki sekolah yang bisa mengajarkan mereka untuk berkomunikasi, yang kedua juga hambatan dari keluarga, kadang orang tua malu memiliki anak difabel dan bahkan kadang orang lain membully mereka, sehingga mereka relatif tidak berkembang rata rata kemudian mereka tidak sekolah.

BACA :  Sambut PKB ke-46, Kabupaten Karangasem Matangkan Persiapan

“Kalau anak-anak ini tadi sudah bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat karena mereka sekolah, ini yang sekarang kita galakan untuk sekali lagi bahwa ini bukan aib, ini bukan kutukan tapi ini memang kenyataan yang harus kita terima yang kemudian bagaimana akan kita kembangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ajik Krisna mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, dirinya sudah mempekerjakan anak-anak difabel, namun jumlahnya tidak banyak, hanya di outlet outlet Krisna, dan setelah pandemi berakhir, Ajik Krisna mengevaluasi anak-anak difabel tersebut, dan ternyata kinerjanya cukup baik dibandingkan dengan karyawan normal.

“Nah akhirnya disitulah kita punya ide pembangunan pabrik serba Ajik yang mempekerjakan anak anak difabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ajik mengatakan kalau saat ini kurang lebih 60 sampai 70 anak anak difabel bekerja di pabrik Serba Ajik.

“Saya punya rencana, mudah mudahan Tuhan memberkati, kita akan membangun pabrik atau sentral UMKM khusus anak-anak difabel 100 persen,” ungkapnya

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular