Trum Pimpin AS, China Terancam di Asia Pasific Dimana Posisi Indonesia

Jakarta, (Balipuspanews)- KITA semua tahu bahwa Presiden terpilih Amerika Serikat Donal Trump berlawanan arah dengan Republik Rakyat China (RRC). Dia menuduh China terus memperkosa negara Amerika Serikat. Tuduhan Trump ini secara politik memang harus dibenarkan karena afiliasi lawan politiknya Hillary Clinton (Capres kalah) serta partai Democrate pengusung Hillary Pro terhadap China di Asia Pasific.

Kemenangan Trump Ini artinya sebuah ancaman besar terhadap ekonomi Negara China dan Overseas China di Amerika Serikat maupun di Asia Pasifik termasuk Indonesia, apalagi munculnya Issue Rush Money Islam From Indonesia. *RUSH MONEY ISLAM FROM INDONESIA* Kenapa Rush Money Islam From Indonesia adalah ancama bagi China di Asia Pasifik dan overseas China di Indonesia ?,

Sebab Rush Money Islam From Indonesia ini akan memukul mundur Money Market di Asia Pasific apalagi berbarengan dengan FED US menaikan suku bunganya. Ini adalah masalah baru saat ini bagi China dan oversea China di Asia Pasific termasuk di Indonesia. Mari kita analisa pernyataan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani soal ruginya orang RI kalau tarik uang massal (18/11/2016).

Masih ingatkah tulisan saya sebelumnya terkait Donal Trump menangkan Pilpres di Amerika, 12 Bank di Indonesia bisa collapse ? Lantas siapa pemilik 12 Bank tersebut ? Hehe *CHINA MULAI KETAKUTAN* Menyadari kelemahan ini akhirnya China yang awalnya standby di LCS (Laut China Selatan) kini mulai mundur dengan teratur. Situasi ini membuat Duterte (walikota Davao, Fhilipine), memutuskan pembatalan MOU dengan China dan memilih MUO dengan Amerika Serikat dan mengijinkan operasi militer bersama menumpas teroris abu syayaf di Mindanao/Philipine. Pokoknya sekarang posisi China dan Overseasnya yg ada di Asia Pasific terutama di negara-negara Asean mulai terjepit & terancam.

Yang menjadi kekhawatiran saya jika issue Racist dari Donal Trump (Nasionalis Amerika) diangkat. Artinya Super Power Kulit Putih (USA+Rusia) vs Super Power Kulit Kuning (China) akan berhadap-hadapan. *NKRI* Nah, dimana posisi Super Power Kulit Cokelat/Sawo Matang (Nasionalis Bangsa Indonesia)?, tentu kekuatan itu ada di Nasionalis-Religius/Pancasila, NOT Nasionalis Sekuler. Disinilah peran penting umat Islam Indonesia sebagai umat Islam terbesar di Dunia yang didukung oleh Umat agama lain dengan jumlah populasi penduduk nomor 4 terbesar di Dunia akan menjadi diperhitungkan oleh dua Super Power USA+Rusia dan Super Power China. Inikah yang dimaksud dengan pernyataan Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) *”BENTENG TERAKHIR NKRI ADALAH UMAT ISLAM” ?* *SALAM MERAH PUTIH*