29.8 C
Denpasar
03/07/2022, 4:22 PM
DenpasarTukang Pande Tak Lulus SD, Anaknya Raih Gelar Doktor Diusia 29

Tukang Pande Tak Lulus SD, Anaknya Raih Gelar Doktor Diusia 29

balipuspanews google news
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Mampu menyekolahkan anak hingga ke bangku kuliah merupakan dambaan bagi semua orang tua.

Namun, tak semua anak mampu dengan mulus mengenyam pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, begitu pula tak semua orang tua mampu membiayai anak sampai di bangku kuliah.

Keterbatasan tak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Berbekal semangat, kerja keras yang konsisten disertai doa, semua hambatan akan terlewati dengan mulus.

Menjadi doktor adalah nikmat yang harus disyukuri, karena tidak semua yang mengambil studi doktor (strata tiga) dapat menyelesaikannya dengan beragam alasan. Tanpa dukungan banyak pihak dan izin Tuhan yang Maha Kuasa, nampaknya menjadi doktor menjadi sesuatu di luar imajinasi.

Seperti halnya pasangan I Nyoman Selegai berprofesi sebagai pande besi dan istri Ni Ketut Rinten bekerja menjadi buruh serabutan sambil membantu usaha suaminya. Pasangan suami istri yang tidak lulus sekolah dasar ini tinggal dan membesarkan anak-anak mereka tepat di bantaran sungai di Banjar Dinas Kelod, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Baca :  Porsebank Meriahkan HUT BI ke-69

Dengan latar belakang pendidikan dan skill yang minim, tak banyak harapan yang ditanamkan Selegai dan Rinten terhadap sembilan buah hatinya, kecuali menjamin perut mereka tidak kosong.

Dari sembilan bersaudara, hanya Komang Gede yang bisa merasakan nikmatnya mengunyah pendidikan tinggi. Syukur, hal ini berimbas kepada adiknya nomor delapan atas ajakan sang kakak.

Meski tak tamat sekolah dasar, namun pasangan ini mampu menelorkan putra seorang doktor. Adalah Dr. I Komang Gede, SE., MM.,

merupakan putra ketujuh yang sukses meraih gelar doktornya diusia muda (29 tahun). Pria ini sukses menyelesaikan studi doktor pada Program Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya. Ujian terbuka promosi doktornya berlangsung Kamis (13/1/2022) di Kampus Untag.

Gelar akademik prestisius itu berhak disadang setelah Komang Gede mampu mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pemberdayaan, Etos Kerja terhadap JOB Enrichment, OCB dan Kinerja Karyawan Lembaga Perkreditan Desa di Provinsi Bali’. Ia lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Baca :  Daging Ternak Aman, PMK Tak Tulari Manusia

Dikonfirmasi dari Denpasar, usai ujian terbuka, Komang Gede tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Ia seolah tak percaya pada capaiannya. Ingatannya tertarik ke dalam lorong waktu, bagaimana masa kecilnya harus membanting tulang membantu perekonomian keluarga.

“Jika melihat kondisi keluarga, rasanya mustahil saya bisa di titik ini,” kata dia.

Diakuinya, perubahan hidupnya dimulai setelah lulus SMP di kampung, ia menerima tawaran sanak saudaranya untuk melanjutkan SMA di Kota Denpasar. Kemudian berlanjut S1 di Universitas Ngurah Rai, S2 di Universitas Udayana. Keilmuannya linier bidang ekonomi.

“Seandainya saya terus-terusan di kampung, paling mentok saya lulus SMP dan kerja serabutan juga,” kata dia.

Komang Gede meyakinkan, seluruh biaya pendidikan dari sarjana hingga doktor berasal dari keringatnya sendiri. Latar belakang pekerja keras sejak kecil, menumbuhkan jiwa kemandirian. Pekerjaan sambilan apa pun diambil saat masih kuliah S1.

Hingga akhirnya setelah sarjana ia bekerja di sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Setelah lulus S2, Komang Gede diterima sebagai dosen di Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Denpasar, dan tetap bekerja di BPR yang berbeda dari sebelumnya.

Baca :  HUT Bhayangkara ke-76, Puan Berharap Polri Makin Profesional dan Humanis ke Rakyat

“Kalau saya relatif tidak menemui kendala selama studi karena saya sudah rancang dari awal. Saya bekerja tidak hanya satu tempat. Saya sadar dengan biaya S3 mencapai ratusan juta, harus dibarengengi dengan kerja keras, doa dan restu, istri, orangtua,” katanya.

Tak mau terlena, suami dari Ni Made Irma Nirmala ini langsung mengambil ancang-ancang meraih gelar guru besar (professor) di usia muda. Dia mengaku tidak suka mengulur-ngulur waktu mumpung situasi sangat memungkinkan. Saat ini, putra semata wayangnya, Davin, belum genap berusia satu bulan sehingga ia bisa fokus membiayai kelanjutan studinya.

“Setiap dosen pasti tujuannya menjadi professor. Jadi bagi saya, target itu tak muluk-muluk,” pungkas Komang Gede yang sebagian besar saudara kandungnya berprofesi sebagai tukang bangunan itu.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of