Tumbuhkan Kemandirian Wirausaha, Siswa SMKN 3 Singaraja Buka Lapak di Sekolah

Kepala SMKN 3 Singaraja, Nyoman Swastika bersama siswa buka lapak di sekolah.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Beragam lomba digelar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Singaraja dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 91 dan Bulan Bahasa yang mengusung tema Satukan Jiwa Muda, Tunjukkan Kreatifitas, Senin (28/10).

Para pemuda di era milenial diharapkan mampu melanjutkan tongkat estafet para pendahulu untuk bersaing dan setara dengan bangsa lainnya di dunia. Sikap aktif dan kreatif inilah yang mutlak menjadi modal para generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMKN 3 Singaraja, Nyoman Swastika usai membuka sekaligus memberikan sambutan grand final Jegeg Bagus STEMSI.

Kepsek Swastika menjelaskan, pihak sekolah setiap tahun rutin menggelar beragam lomba dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dirangkaikan dengan Bulan Bahasa dengan melibatkan siswa

“Selain lomba Jegeg Bagus, juga digelar lomba Puisi, menulis Esai, Dance, Musikalisasi Puisi dan beberapa lomba cabang olahraga,” kata Kepsek Swastika.

Imbuh Kepsek Swastika, diluar kurikulum akademik, para siswa SMKN 3 Singaraja diberikan kebebasan dengan pola terbimbing. Para siswa diberikan kesempatan berwirausaha dengan cara berjualan makanan dan minuman di sekolah.

“Kan jarang ada siswa mau berjualan di sekolah, biasanya mereka (siswa) gengsi. Mengalahkan rasa malu ini memang sulit sekali. Kami bimbing agar mereka memiliki jiwa mandiri dengan berjualan makanan minuman sehat di sekolah. Siswa jualan, ada makanan dibuat sendiri dan berkelompok. Otomatis, setelah lulus sudah memiliki bekal ilmu memanfaatkan peluang kerja,” ungkapnya.

Memaknai ikrar Sumpah Pemuda di era kekinian, Kepsek Swastika mengajak generasi masa kini yang akrab dengan teknologi dan informasi mampu melihat masa depan bangsa dengan jernih karena kemajuan bangsa terletak di tangan pemuda.

“Mari bersama-sama lebih bijak menggunakan sosmed (sosial media), saring sebelum sharing. Maksimalkan potensi dan kemampuan untuk mengukir karya dan prestasi dan menjauhi bahaya narkoba,” tutupnya.