Kelelawar ilustrasi
Kelelawar ilustrasi
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, balipuspanews.com – Pasca alami kerusakan akibat guncangan gempa beberapa bulan lalu, kondisi ruang rapat utama Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Karangasem kini dihuni puluhan Kelelawar.

Pemandangan cukup mencekam dirasakan ketika media ini bersama sejumlah rekan naik kelantai tiga gedung DPRD Karangasem lokasi ruang rapat Paripurna yang mengalami kerusakan cukup serius akibat guncangan gempa Lombok beberapa waktu lalu.

Begitu menaiki anak tangga menuju lantai tiga gedung, terlihat sejumlah sampah berserakan, sebelum memasuki areal gedung paripurna dibagian luar tepatnya dekat tempat masuk terdapat banyak kursi – kursi yang tersusun rapi dibelah kanan dan kiri.

Suasana menyeramkan mulai terasa ketika kaki media ini melangkah kebagian dalam ruangan paripurna tersebut, situasi didalam gedung sangat gelap meski saat media ini berada disana sekitar pukul 12.35 wita. Kesan menyeramkan juga makin terasa dengan rembesan caha yang menembus lubang fentilasi dibagian atas gedung yang alami keruaakan

Disejumlah titik, terlihat material runtuhan plafon masih berserakan, tepat dibagian tengah ruang paripurna terdapat sebuah lampu gantung yang berukuran cukup besar dimana hingga saat ini masih menggantung dengan tertindih sejumlah reruntuhan rangka plafon.

Setelah berjalan kebeberapa sudut ruangan, ditengah situasi remang tiba – tiba puluhan kelelawar berterbangan tepat tepat diatas kepala media ini seakan mereka tidak suka jika markas baru mereka diusik. Kotoran kelelawar juga nampak berserakan bahkan didekat pintu keluar atas media ini menemukan bangkai kelelawar yang berukuran cukup besar.

Menurut Kabag Umun DPRD Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sumadiyasa, untuk peoses perbaikan gedung dampak gempa beberapa waktu lalu sejauh ini sesuai dengan hasil tender, pada tanggal 22 Juli 2019 mendatang akan dilakukan penanda tanganan kontrak kerja dengan nilai anggaran Rp.1.076.811.763,72

“Ya untuk ruang rapat Paripurna akan direhab sesui dengan kerusakannya, begitu juga dengan kerusakan seluruh gedung yabg lainnya akibat gempa,” ujarnya.