Tunjukan Bali Bebas Corona, Disparda Lobi Pusat untuk Gelar Rapat di Bali

Putu Astawa Kadisparda Bali
Putu Astawa Kadisparda Bali

KINTAMANI, balipuspanews.com- Dinas Pariwisata Bali tidak ingin dampak virus corona mengancam industri pariwisata Bali. Untuk meyakinkan dunia luar tentang kondisi di Bali, dinas pimpinan Putu Astawa itu melakukan berbagai upaya. Salah satunya  melakukan lobi ke pusat agar berbagai rapat penting dilangsungkan di Bali.

“ Beberapa langkah telah kami lakukan dengan menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi, baik secara tertulis berupa edaran maupun masif melalui medsos,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa dalam pemaparan sarasehan di Toya Devasya, Kintamani, Bangli, Jumat (7/2/2020).

Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah mengumpulkann 34 Konsulat Jenderal (Konjen).

Sisi lain untuk menggaet wisatawan domestik, Astawa berharap agar tiket pesawat penerbangan ke Bali dimurahkan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara.

“ Kami akan berkumpul dengan travel agent dan berkoordinasi bersama Kemenpar untuk melakukan promosi ke negara lain agar menggelar festival-festival bersifat internasional di selenggarakan di Bali,” imbuh mantan Kadisperindag Provinsi Bali ini.

Dampak terhadap wabah Corona yang berasal dari Wuhan, Cina sangat dirasakan di Bali, seperti berdampak pada penerbangan, biro perjalanan, , restoran, destinasi bahari, objek pura, pengerajin souvenir, peternak, hingga nelayan kena imbas.

“ Kami dan stakeholder pariwisata berharap agar musibah ini cepat berakhir. Kami turut berempati, turut prihati atas wabah corona ini yang
mempengaruhi perekonomian dunia,” katanya.

Menurut data Disparda, jumlah wisatawan Tiongkok tahun 2019 ke Bali berjumlah 1.185.000 atau 18% dari jumlah kunjungan 6.300.000 jiwa. Wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali menduduki peringkat nomor dua setelah Australia.(bud/tim/bpn)