Daun sirih
Daun sirih
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

KESEHATAN, balipuspanews.com Apa yang akan Anda pikirkan ketika pertama kali membayangkan tentang daun sirih? Cukup banyak orang yang mengingatnya sebagai salah satu bahan menginang orang tua zaman dahulu. Selain terkenal digunakan untuk menginang, tahukah Anda terdapat banyak manfaat daun sirih lainnya bagi kesehatan tubuh?

Menilik Manfaat Daun Sirih bagi Kesehatan

Sebelum menjelaskan mengenai manfaat daun sirih untuk kesehatan, perlu Anda ketahui bahwa daun sirih adalah tanaman yang mengandung banyak air. Sekitar 85-90% daun sirih terdiri dari air sehingga daun sirih rendah lemak dan kalori.

Selain itu, daun sirih juga memiliki kemampuan membunuh bakteri dan jamur serta memiliki peran sebagai antioksidan. Manfaat daun sirih yang sudah sejak lama digunakan adalah sebagai antiseptik untuk pengobatan luka bakar.

Berikut adalah manfaat daun sirih yang bisa Anda dapatkan, antara lain:

1. Membantu proses penyembuhan luka
Karena memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, hal ini membuat daun sirih mampu mengatasi stres oksidatif sehingga mampu membantu proses penyembuhan luka dengan lebih cepat. Cara mengolahnya, Anda hanya perlu mengoleskan daun sirih pada luka dan setelahnya tinggal dibungkus dengan perban. Luka ini pun akan bisa segera sembuh hanya dalam 1-2 hari saja.

2. Mengatasi gangguan pencernaan
Manfaat daun sirih juga dipercaya mengatasi rasa tidak nyaman pada perut. Caranya, minumlah air rebusan daun sirih. Konsumsi air rebusan ini membantu perut menyerap mineral dan berbagai nutrisi dari makanan. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan minyak daun sirih pada perut yang membuat perut terasa lebih nyaman.

3. Menghambat karies gigi
Kebiasaan menginang beberapa orang tua terdahulu ternyata terbukti memberi manfaat baik untuk gigi. Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa manfaat daun sirih ternyata mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi. Karies gigi adalah salah satu momok kesehatan paling umum dialami.

Kandungan minyak atsiri, flavonoid, alkanoid, dan senyawa fenolik lah yang dipercaya menghambat karies gigi. Semua senyawa ini pada dasarnya bersifat aktif terhadap bakteri S. mutans.

4. Mengatasi sakit tenggorokan
Karena kaya akan kandungan antioksidan, daun sirih memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Cukup banyak obat-obatan yang menggunakan bahan alami dari daun sirih karena mampu mengatasi demam hingga sakit tenggorokan.

5. Membantu menurunkan berat badan
Manfaat daun sirih akan bisa Anda rasakan apabila Anda rutin mengonsumsi air rebusan daun sirih. Efek positifnya, sistem metabolisme dalam tubuh meningkat. Tak hanya itu, khasiat daun sirih lainnya juga akan membuat sekresi pencernaan ikut meningkat sekaligus menghilangkan kadar air berlebihan atau racun dari tubuh.

Sedangkan serat dari daun sirih membantu menurunkan kadar lemak dalam tubuh sekaligus mengatasi sembelit. Hal ini tentu akan membuat berat badan semakin mudah turun.

6. Sebagai antiseptik
Manfaat daun sirih sudah lama digunakan masyarakat sebagai antiseptik, antidiabetes, antikanker serta untuk menyembuhkan penyakit infeksi. Sayangnya, beberapa manfaat daun sirih ini belum didukung oleh bukti ilmiah yang sahih.

Namun sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa antiseptik yang berasal dari daun sirih lebih baik dibandung sabun non-antiseptik. Akan tetapi, meski temuan ini mengatakan sabun antiseptik (daun sirih) lebih baik, diperlukan analisis lanjutan apakah apakah bakteri yang tersisa tersebut bersifat patogen (menyebabkan penyakit) atau tidak.

Guna mendapatkan efek antiseptiknya, air rebusan daun sirih juga digunakan sebagai obat kumur atau membersihkan bagian tubuh yang lain.

BACA JUGA: BENARKAH DAUN SIRIH BERBAHAYA UNTUK MISS V?

7. Mengobati nyeri
Tingginya kandungan polifenol bernama chavicol pada daun sirih membuat daun ini memiliki sifat antiinflamasi yang sangat kuat. Dengan mengonsumsi air rebusan daun sirih, maka rasa nyeri yang muncul pada tubuh akan hilang.

8. Menurunkan depresi
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa khasiat daun sirih juga berguna untuk mengendalikan gejala depresi. Saat Anda mengunyah atau meminum air rebusan daun sirih, hal itu bisa membuat otak untuk memproduksi banyak hormon serotonin yang membuat Anda lebih bahagia.

9. Meredakan batuk
Salah satu khasiat daun sirih yang hingga kini masih dipercaya adalah kemampuannya mengatasi batuk. Air rebusan daun sirih mampu mengatasi batuk, karena mengandung Vitamin B, C serta alkaloid untuk mengatasi peradangan penyebab batuk. Siapkan 5 lembar daun sirih, kemudian rebus dengan 300 ml air selama 15-20 menit. Minumlah 1 kali sehari

10. Mengatasi mimisan
Khasiat daun sirih yang satu sudah tidak asing digunakan karena sering digunakan untuk mengatasi mimisan. Cara kerja daun sirih menyembuhkan mimisan mirip dengan bagaimana daun ini menyembuhkan luka.

Kandungan antioksidan tannin dalam daun sirih berguna untuk mempercepat respon tubuh dalam menyembuhkan luka yaitu dengan membekukan darah lebih cepat dan menutup sobekan pada pembuluh darah dalam hidung.

Bahkan, manfaat daun sirih lanjutannya adalah meningkatkan sistem imunitas tubuh. Kuatnya daya tahan tubuh membuat peradangan atau luka cepat sembuh.

Nah, itulah beberapa manfaat daun sirih yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, khasiat daun sirih seperti yang dijelaskan di atas membutuhkan banyak penelitian lanjutan. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar proses penyembuhan penyakit lebih tepat.

Hal penting lain yang harus diketahui adalah meski manfaat daun sirih sering digunakan sebagai antiseptik, hindari penggunaan rebusan daun sirih untuk membersihkan mata. Apalagi jika dalam pemrosesannya tidak terjaga kebersihannya, di mana hal ini justru bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi mata.

Pada dasarnya, mata tidak memerlukan pemberian cairan antiseptik dari luar karena mata telah dilapisi oleh air mata yang mengandung globulin, lysozym, albumin, imunoglobulin IgA, IgG, dan IgE yang dapat berfungsi untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme, memberi nutrisi pada kornea dan melindungi epitel konjungtiva dan korena dari benda-benda asing. (doktersehat/bpn/tim)

Advertisement
Loading...