Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaTutup Tahun Pemkab Jembrana Sembahyang Bersama di Pura Agung Besakih

Tutup Tahun Pemkab Jembrana Sembahyang Bersama di Pura Agung Besakih

JEMBRANA, balipuspanews.com– Jelang pergantian tahun serta menyambut tahun baru 2024, Pemkab Jembrana menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Besakih, Karangasem, pada Senin (25/12/2023).

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengajak pimpinan OPD, desa adat maupun dinas, dengan tujuan wujud syukur atas capaian yang diraih selama tahun 2023.

Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan, kegiatan persembahyangan ini dilaksanakan untuk memohon keselamatan serta keseimbangan alam semesta.

“Pemerintah Kabupaten Jembrana mengadakan persembahyangan untuk memohon keselamatan dan perlindungan secara skala dan niskala kepada Sang Pencipta Alam Semesta,” ucapnya.

Persembahyangan ini juga bertujuan untuk memohon keselamatan agar kegiatan yang akan dilakukan nanti, di tahun baru bisa dilancarkan.

“Karena dukungan harus seimbang kekuatan sekala dan niskala, nah itu yang kita yakini,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan, persembahyangan yang dilaksanakan ini juga untuk memohon kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan di tahun 2024 yang akan datang.

Dirinya berharap peran desa adat maupun dinas dapat bersinergi dengan pemerintah Daerah, sehingga dalam mewujudkan Jembrana emas 2026 dapat segera terwujud.

BACA :  Pj Bupati dan Pj Gubernur Panen Cabai Bersama, Singgung Soal Penanganan Inflasi

“Tentunya di tahun 2024 yang akan datang perjalanan kepemerintahan Kabupaten Jembrana bisa dilancarkan,” ujarnya.

Bupati menambahkan di tahun 2023 muncul tantangan yang berat.
Tahun tahun sulit seperti kondisi defisit keuangan daerah serta merealisasikan program besar membangun pasar umum negara sehingga harus memindahkan  ratusan pedagang ke pasar relokasi.

“Tantangan tiap tahun makin berat, tapi kita yakin bantuan sekala dan niska sehingga bisa dilewati. Kedepan, kita perlu lompatan lagi  dan mimpi namun dengan indikator yang sangat jelas,” terangnya.

Selain itu khusus menyongsong datangnya tahun baru, Bupati Tamba meminta aparat terkait, baik dari desa adat maupun dinas untuk senantiasa mengingat anak-anak muda agar menghindari mabuk-mabukkan hingga kebut kebutan dijalan. Hal itu disebutnya bisa jadi pemicu keributan pada malam tahun baru.

“Mari kita ciptakan suasana yang aman dan tertib,” pintanya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular