29 C
Denpasar
15/04/2021, 12:17 AM
NewsEdukasiUnas Kaji Politik Islam di Asia dari Perspektif Hubungan Internasional

Unas Kaji Politik Islam di Asia dari Perspektif Hubungan Internasional

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Perkembangan politik terkini di Kawasan Asia telah menarik para ilmuan, pemerhati dan mahasiswa hubungan internasional di Indonesia. Guna mengembangkan pemikiran tersebut, Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas) bekerja sama dengan Pusat Kajian Sosial dan Politik (PKSP) Unas gelar Seminar Internasional, Rabu (7/4). Bertajuk ‘Political Islam In Asia Between Constitution And Implementation’ kegiatan ini menghadirkan pakar dan pemerhati internasional yang membahas isu politik Islam dari perspektif hubungan internasional. Adapun pakar tersebut ialah Profesor Shaikh Ahmed Tamim President Islamic University of Ukraine, Profesor Dr. Makmor Tumin dari Universiti Malaya, dan Dr. Robi Nurhadi, Dosen Prodi Hubungan Internasional FISIP Unas.

Hadir sebagai pembicara pertama, Ilmuwan Politik Fakultas Ekonomi dan Administrasi University of Malaya, Prof. Madya Dr. Makmor Tumin mengatakan, belakangan ini, pemahaman mengenai politik Islam banyak beriorientasi isu terorisme dan kejahatan. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran dari pakar keamanan internasional.

“Jika melihat kaitan antara politik dan islam saat ini banyak kesalahpahaman yang sangat besar. Gerakan islam secara internasional banyak dipandang sebagai ancaman bagi dunia Barat terutama aksi terorisme. Oleh sebab itu, hal ini mengundang para pakar dengan pemikiran yang efektif untuk mengambil langkah dalam investigasi terhadap isu tersebut khususnya di era disruptif ini,” ujarnya.

Dalam paparannya, Makmor Tumin juga menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi dari perkembangan berbagai model gerakan. Ia juga menjelaskan mengenai pencarian identitas dari berbagai gerakan Islam tersebut.

Di sisi lain, President Islamic University, Ukraine Prof. Sheikh Ahmad Tamim banyak mengulas tentang bagaimana Islam berkembang di Uzbekistan dan empat negara lainnya di kawasan Asia Tengah, juga pengaruhnya terhadap gerakan politik Islam di sana.

Ia juga mengatakan gerakan Islam sering dicirikan sebagai anti-modern atau didorong oleh ideologi pramodern yang mengancam gaya hidup barat. Namun, lanjutnya, gerakan tersebut merupakan respons terhadap kondisi sosial ekonomi dan politik yang diperburuk oleh urbanisasi yang cepat dan kekuatan globalisasi ekonomi di banyak negara muslim, seperti Arab, dan non-Arab, terutama Asia.

“Fenomena ini bergantung pada beberapa faktor, misalnya seperti geografi, sejarah, dan ukuran komunitas muslim,” imbuhnya.

Sementara itu, Dosen Prodi Hubungan Internasional FISIP Unas, Dr. Robi Nurhadi melihat adanya dilema yang dihadapi oleh negara-negara di kawasan Asia Tengah, seperti Kazakstan, Kirgistan, Turkmenistan, Tajikistan dan Uzbekistan.

Robi melihat kawasan ini memiliki tiga ciri, yaitu jalur sutra yang strategis, sumberdaya alam seperti emas, perak yang melimpah, dan penduduk mayoritas Muslim. Namun, tambah Robi, kawasan ini juga dihadapkan pada tiga tantangan yaitu pengaruh tiga negara besar dengan tiga ideologi yang berbeda, yaitu Rusia dan Cina dengan komunismenya, Iran dengan Syiahnya, dan Amerika Serikat serta negara-negara Barat dengan liberalismenya.

Robi melihat bahwa umumnya negara-negara ini memilih mengakomodasi liberalisme dalam praktek berpolitik dan beragama. Proses akomodasi politik liberal ini telah memancing lahirnya kelompok radikal, ekstrimis bahkan terorisme.

Karena itu, menurut Robi, konstitusi negara-negara kawasan Asia Tengah menjamin kebebasan beragama untuk semua pemeluk agama.

“Dinamika politik Islam lebih banyak ditentukan oleh siapa yang menjadi sosok Presidennya karena konstitusi memberi kekuasaan eksekutif yang lebih besar (executive heavy) dibanding legislatif yang umumnya menerapkan sistem bikameral,” ujarnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) Sekolah Pascasarjana Unas tersebut menambahkan bahwa politik akomodatif di negara-negara mayoritas Muslim tidak hanya terjadi di Asia Tengah melainkan di berbagai kawasan Asia lainnya, seperti di Turki, Malaysia dan Indonesia.

Dihelat secara virtual, seminar Internasional ini juga merupakan wadah berbagi pemikiran tentang Politik Islam di Asia di kalangan cendikiawan, praktisi, birokrat, dan masyarakat sipil. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari profesor, peneliti, dan mahasiswa, serta turut dihadiri oleh Ketua Prodi Hubungan Internasional Unas, Dr. Irma Indrayani, M.Si. dan jajaran dosen dari FISIP Unas.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -
balipuspanews android app
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of