Jumat, Juni 14, 2024
BerandaDenpasarUNR Gelar Kuliah Umum, Dewa Palguna Sebut Pancasila Pemersatu Semua Elemen

UNR Gelar Kuliah Umum, Dewa Palguna Sebut Pancasila Pemersatu Semua Elemen

DENPASAR, balipuspanews.com – Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) memiliki cara tersendiri untuk memperkngati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024, memilih kegiatan edukatif dengan Kuliah Umum yang bertajuk “Penguatan Ideologi Kebangsaan dan Implementasi Pancasila sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum”.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Pusat Kajian Universitas Ngurah Rai (LPPMPK UNR) serta Pusat Studi Pancasila Universitas Ngurah Rai (PSP UNR), Kuliah Umum yang berlangsung di Auditorium UNR, Sabtu (8/6/2024), mendatangkan narasumber Dr. I Dewa Gede Palguna, SH., MH. Ratusan mahasiswa lintas fakultas mengikuti kegiatan secara luring dan daring.

Rektor UNR, Prof. Dr. Ni Putu Tirka Widanti,MM.,M.Hum., menyampaikan, filosopi dan ideologi bangsa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia. Pancasila merupakan sebuah konsep, harus menjadi landasan dan panduan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.

Rektor melanjutkan, kuliah umum yang digelar oleh pusat studi Pancasila Universitas Ngurah Rai dan Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai merupakan bentuk dukungan Universitas terhadap pentingnya menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda atau mahasiswa.

BACA :  Tingkatkan Pengetahuan dan Kompetensi, Dinas Pariwisata Denpasar Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

Karena sebagai lembaga pendidikan tinggi, Universitas Ngurah Rai memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa Pancasila

“Melalui kegiatan kuliah umum ini kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan, semangat patriotisme dan rasa cinta tanah air. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk terus menguatkan ideologi kebangsaan dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” pungkasnya.

Sementara Dewa Palguna menjelaskan Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa dan menjadi dasar negara. Pancasila juga dianggap sebagai falsafah sekaligus sumber dari segala hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Sehingga ia mendukung keberadaan PPS UNR yang dibina langsung oleh rektor.

Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) itu, berpendapat kehadiran Pancasila sebagai dasar negara adalah sebuah penemuan besar. Tanpa Pancasila, Indonesia negeri berantakan.

Maka yang paling penting untuk disadari, kata Dewa Palguna, bahwa Pancasila lah yang menyatukan seluruh elemen sehingga menjadi bangsa Indonesia, tanpa Pancasila bangsa ini tidak akan pernah ada.

Mantan anggota MPR RI Periode 1999 – 2004 ini melanjutkan, penguatan ideologi kebangsaan dan implementasi Pancasila perlu diperkenalkan sejak dini dengan memasukannya ke dalam kurikulum pendidikan dasar bahkan taman kanak-kanak.

BACA :  Pemilik Bantah Gudang Gas Oplosan, Janji Biayai Perobatan Para Karyawan

“Bahkan dari taman kanak-kanak perlu diperkenalkan prinsip kebangsaan dengan cara yang mudah dipahami. Lewat kurikulum pendidikan dasar sampai perguruan tinggi,” imbuhnya.

“Pancasila itu mesti dikenali dulu, baru kemudian ada proses internalisasi atau pendarahdagingan, setelah itu baru menjadi sikap. Pengenalan itu masih berada di ranah kognitif. Sekarang ini, menurut saya untuk ranah kognitif saja belum seluruhnya,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak mesti lewat pendidikan formal yang berlangsung beberapa jam saja dalam sehari. Nilai-nilai Pancasila bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari permasalahan dalam lingkup keluarga.

“Dengan begitu, maka kita bisa mencegah radikalisme baik yang yang lahir dari radikalisme keluarga ataupun agama dan suatu golongan lainnya. Karena ketika itu menjadi bagian dari sehari-hari maka akan jadi masalah biasa dalam keluarga sehingga pikiran terbuka itu akan terbentuk,” pungkasnya.

Sementara Dekan Fakultas Hukum UNR, Dr. I WP Sucana Aryana, SE.,SH., MH.,CMC., menambahkan, kuliah umum yang mengusung tema “Penguatan Ideologi Kebangsaan dan Implementasi Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum” diikuti 700 peserta dari lintas fakultas yang ada di UNR.

BACA :  Unwar Beri Penguatan Kemandirian dan Pemasaran Digital Kelompok Industri Tumpeng

“Kuliah umum penguatan Pancasila rutin digelar setiap semester.Tujuannya untuk penguatan nilai-nilai Pancasila dan implementasinya agar berjalan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular