Untuk Pertama Kalinya Wanita Iran Diperbolehkan Menyaksikan Pertandingan Sepakbola Di Stadion

- Advertisement -
- Advertisement -

TEHERAN, IRAN – Untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, wanita di Iran diizinkan untuk menyasikan pertandingan sepak bola tim nasional negara mereka di stadion Teheran. “Saya sangat senang. Ini pertama kalinya saya menghadiri pertandingan di Stadion Azadi,” kata seorang insinyur sipil berusia 26 tahun yang hanya menyebut namanya sebagai Mahya. Dia membawa bendera nasional, dan menutupi kepalanya dengan syal abu-abu.

Sepuluh ribu tiket, dua ribu di antaranya khusus untuk wanita, tersedia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Iran dan Irak, menurut laporan kantor berita ISNA.

Terakhir kali wanita Iran diizinkan menghadiri pertandingan sepak bola tim nasional mereka, setelah puluhan tahun dilarang masuk stadion, adalah Oktober 2019. Sejak itu, pertandingan tim nasional diadakan tanpa penonton karena pembatasan Covid-19.

“Saya membeli tiket secara online dan mendapat SMS konfirmasi,” kata Mahya, seraya menambahkan bahwa “jika kami menang, kami akan merayakan kemenangan di jalanan.”

Dia menambahkan bahwa “tidak ada yang aneh atau rumit” tentang seorang wanita yang pergi ke stadion.

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

“Seharusnya itu terjadi lebih awal, tetapi saya sangat senang dan saya berharap ini akan berlanjut,” katanya.

Para wanita dipisahkan dari pria di tribun dan diawasi oleh polisi wanita.

“Saya ingin memiliki suami saya di samping saya tetapi mereka mengatakan laki-laki dan perempuan dipisahkan,” kata penggemar wanita lainnya, Golnaz Bahari, 24.

“Akan jauh lebih baik jika keluarga bisa berkumpul bersama,” kata Bahari sambil menggendong anaknya dan tanduk vuvuzela.

Republik Islam secara umum telah melarang penonton wanita dari sepak bola dan stadion lainnya selama sekitar 40 tahun. Ulama, yang memainkan peran utama dalam pengambilan keputusan, berpendapat bahwa wanita harus dilindungi dari atmosfer maskulin dan pandangan pria setengah berpakaian.

Badan sepak bola dunia FIFA memerintahkan Iran pada September 2019 untuk mengizinkan perempuan mengakses stadion tanpa batasan dan dalam jumlah yang ditentukan oleh permintaan tiket.

Sebulan kemudian mereka bisa menghadiri pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Iran dan Kamboja di Stadion Azadi.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular