Unud Jembatani Pasar Perikanan dan Kelautan Berbasis Aplikasi

Aplikasi Untuk Pemasaran Produk Perikanan dan Kelautan
Aplikasi Untuk Pemasaran Produk Perikanan dan Kelautan

BADUNG, balipuspanews.com – Menjawab tantangan globalisasi pasar dengan model pasar berbasis online kini bisa diwujudkan melalui aplikasi yang bisa diakses dengan gadget. Hampir semua transaksi pasar bisa dilakukan dalam genggaman. Tak terkecuali pasar perikanan dan kelautan yang dirancang khusus untuk jual beri ikan.

Seperti yang dilakukan Universitas Udayana (Unud). Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema Peningkatan Kapasitas UMKM Perikanan dan Kelautan di Kabupaten Badung Melalui Pelatihan Digital Marketing Berbasis Aplikasi, Selasa (10/8/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Badung. Hari pertama, kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan Dinas Perikanan Kabupaten Badung dengan fokus pesertanya adalah pelaku perikanan di wilayah Badung Utara yang lebih banyak bergerak di sektor budidaya dan pengolahan.

Baca Juga :  Di Kapal Selam KRI Alugoro-405, Puan Terima Brevet Kehormatan TNI AL

Sedangkan hari kedua dilaksanakan di Kantor Camat Kuta Selatan dimana peserta yang hadir adalah pelaku perikanan di wilayah Badung Selatan yang sebagian besar bergerak di sektor perikanan tangkap.

Kegiatan pengabdian ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung beserta beberapa staf dan penyuluh perikanan di wilayah Kabupaten

Badung. Perwakilan dosen dari MSP Udayana yang hadir yaitu Gde Raka Angga Kartika, S.Pi., M.Si yang sekaligus sebagai CEO PT. Toko Ikan Indonesia yang mengenalkan aplikasi pasar digital e-marketplace kepada para pelaku UMKM perikanan dan kelautan.

Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi, S.ST.Pi, M.P. dan Ni Made Ernawati, S.Kel., M.Si. sebagai anggota dalam pengabdian, Tim Tokoikan.id diwakili oleh I Gusti Agung Dwikhy Oka Taradhipa dan hadir sebagai pemandu dalam menjelaskan aplikasi jual beli ikan yaitu Ni Luh Ayu Gita Astriani.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-529 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Buka Pagelaran Seni Budaya Nusantara

Ia menjelaskan tentang langkah-langkah penggunaan aplikasi kepada UMKM perikanan dan kelautan baik sebagai penjual maupun pembeli, serta terdapat 2 orang narasumber lain yaitu Gede Hendri Mahardika Wicaksana dan Anak Agung Putra Ariska Wijaya yang menyampaikan materi tentang Digital Marketing dan Penggunaan Media Sosial.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S. Sos., MM, menyampaikan dukungannya terhadap adanya aplikasi pasar digital (e-marketplace).

Pihaknya berharap para pelaku perikanan di wilayah Kabupaten Badung dapat memanfaatkan adanya toko berbasis aplikasi untuk mendapatkan peluang pasar yang lebih luas.

“Silakan pergunakan aplikasi yang telah disediakan dengan baik untuk menangkap peluar pasar yang ada,” tegasnya.

Gde Raka Angga Kartika, S.Pi., M.Si yang merupakan pencetus aplikasi khusus penjualan ikan, menyampaikan, tujuan dari pembuatan aplikasi tersebut adalah untuk mewadahi para pelaku perikanan khusunya sektor UMKM yang ingin memasarkan produknya secara online/digital.

Baca Juga :  371 Guru Kontrak Diverifikasi PPPK

Aplikasi tersebut dibuat spesifik hanya untuk memasarkan produk-produk yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan. Selain memasarkan, aplikasi ini juga dapat membantu memudahkan masyarakat dalam mencari produk perikanan dan kelautan yang diinginkan.

Disamping itu, Kartika juga menambahkan, PT. Toko Ikan yang didirikan pada tahun 2022 telah memiliki dokumen perijinan resmi, sehingga aplikasi ini aman digunakan dan dapat memberikan keamanan bagi penjual dan pembeli yang bertransaksi menggunakan aplikasi.

“Aplikasi yang kami buat sudah berijin dan aman untuk bertransaksi,” ujarnya singkat.

Sumber: Humas Unud

Editor: Oka Suryawan