(Update Covid-19) Sepuluh Pasien Sembuh Covid-19, GTPP Selalu Ingatkan Patuhi Prokes

Ketut Suwarmawan, S.Stp, MM selaku Anggota Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng
Ketut Suwarmawan, S.Stp, MM selaku Anggota Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Beberapa hari kebelakang angka pasien sembuh dari penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus mengalami peningkatan. Sampai dengan Kamis, (22/10/2020) Perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng hari ini telah dinyatakan kembali sepulub orang sembuh dari Covid-19.

Ketut Suwarmawan, S.Stp, MM selaku Anggota Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng menyampaiakan kesepuluh orang yang sebelumnya terpapar Covid itu sekarang telah sembuh itu dan masing masing dari Kecamatan Buleleng sebanyak tiga orang, Kecamatan Kubutambahan tiga orang, Kecamatan Banjar dua orang, Kecamatan Seririt satu orang dan Kecamatan Gerokgak satu orang.

“Meski pasien sembuh terus melandai, penanganan Covid-19 hari ini masih mengalami penambahan kasus terkonfirmasi baru sebanyak 8 orang,” ujarnya.

Ketut Suwarmawan yang juga selaku Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Buleleng itu memaparkan kasus terkonfirmasi baru berasal dari Kecamatan Buleleng sejumlah 3 orang, Kecamatan Kubutambahan sejumlah 2 orang, dan masing-masing satu orang dari Kecamatan BusungBiu, Kecamatan Sukasada, dan Kecamatan Banjar.

Terkait data lainnya, secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 984 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 885 orang, meninggal total 50 orang, sedang dirawat di Buleleng total 26 orang dan dirawat di luar Buleleng total 23 orang. Data lain, kasus suspek kumulatif total 1.213 orang, dengan rincian suspek konfirmasi total 519 orang, discarded total 605 orang, suspek masih dipantau sebanyak 39 orang, dan probable sebanyak 50 orang.

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 6.692 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 281 orang, discarded 5.937 orang, karantina mandiri sebanyak 231 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 243 orang. Lebih lanjut, dijelaskan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 184 orang.

Pihaknya juga menyampaikan informasi bahwa telah dilaksanakan Rakor secara virtual bersama beberapa Kementrian. Hasil Rakor tersebut, menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perjalanan dan tetap melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Sudah tentu poinnya agar tetap mematuhi protokol kesehatan utamanya dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun agar terhindar dari penyebaran Covid-19,” tutupnya

Disisi lain permohonan Surat Keterangan (Suket) tempat ibadah aman dari Covid-19 yang diajukan sebanyak 151 permohonan. Dengan rincian total permohonan suket yang sudah ditandatangani sebanyak 147 yang meliputi 81 Masjid, 20 Gereja, 45 Pura, dan 1 Wihara, permohonan yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 4 permohonan tempat ibadah, dan yang sudah ditandatangani namun masih dievaluasi kembali sebanyak 32 permohonan tempat ibadah.

Penulis/ Editor : Tim Liputan Covid