Satu per satu dari 21 pedagang di Pasar Badung Ikuti Swab Test, Sabtu (6/6/2020)
Satu per satu dari 21 pedagang di Pasar Badung Ikuti Swab Test, Sabtu (6/6/2020)

DENPASAR, balipuspanews.com – Sebanyak 21 orang pedagang di Pasar Badung, Denpasar yang sempat kontak dengan pasien Covid-19 di tes swab hari ini, Sabtu (6/6/2020).

Hal itu dilakukan menyusul adanya dua pedagang yang berjualan di pasar tersebut yang dinyatakan positif Covid-19.

Berdasarkan informasi yang diterima, yang seharusnya mengkuti swab sebanyak 23 orang, namun 2 orang lainnya tidak bisa hadir.

Sebelumnya, dua pedagang yang merupakan pasangan suami istri ini berasal dari Kelurahan Penatih, Denpasar dan diketahui positif pada Jumat (5/6/2020) kemarin setelah sebelumnya dilakukan tes swab.

Diketahui pedagang lelaki tersebut berumur 54 tahun, sedangkan istrinya 48 tahun dan berjualan daging ayam di lantai I Pasar Badung.

Dikonfirmasi, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadharma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata menyampaikan diketahuinya pedagang ini positif dikarenakan hasil tracking terhadap seorang warga yang berjualan di rumahnya dan positif Covid-19.

Dari penelurusan disampaikan bahwa pedagang ini sering berbelanja ke Pasar Badung.

“Kemudian kita lakukan tracking, cari dengan siapa berhubungan saat belanja ke Pasar Badung, kemudian kita lakukan tes, kerjasama dengan Dinas Kesehatan. Hasilnya ditemukan ada 2 orang positif yakni pasangan suami istri yang berjualan di Pasar Badung,” katanya.

Sehingga, pedagang yang berjualan dekat dengan kedua pedagang yang positif tersebut hari ini tak berjualan.

Disebutkan olehnya, dari perhitungan radius 10 meter ke kiri dan ke kanan dari tempat berjualan pasien positif tersebut, mengikuti swab tes.

Lebih lanjut Kompyang menghimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Jangan hanya saat ada petugas saja taat, namun harus terus taat selama berjualan.

“Jangan bengkung, harusnya dengan kasus ini pedagang mulai sadar dan tidak hanya waktu ada petugas saja ketat, saat tidak ada petugas pun harus ketat,” imbuhnya.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Putu Artayasa

Facebook Comments