Perkembangan Akumulatif Covid-19 di Bali, Rabu (8/7)
Perkembangan Akumulatif Covid-19 di Bali, Rabu (8/7)

DENPASAR, balipuspanews.com – Sekda Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan kabar gembira, bahwa hari ini Bali nihil pasien meninggal akibat Covid-19, Rabu (8/7/2020).

Dengan demikian, berdasarkan data yang terhimpun secara total pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Provinsi Bali masih tetap berjumlah 25 orang terdiri dari 23 WNI dan 2 WNA.

Selain itu, jumlah kasus terkonfirmasi positif hari ini mengalami peningkatan yang signifikan sebanyak 31, dan masih didominasi kasus oleh 30 orang PMI yang disebabkan karena transmisi lokal dan 1 orang karena inforted case. Jadi akumulatif pasien positif 1971 orang.

Dewa Indra menyebut, saat ini pasien positif yang masih dalam perawatan (kasus aktif) tersisa sebanyak 867 orang yang dirawat di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Sedangkan data untuk pasien yang telah sembuh dari Covid-19 sebanyak 45 orang, dengan jumlah total sembuh sebanyak 1.079 orang.

Beberapa himbauan juga dikeluarkan mengingat kasus transmisi lokal terus terjadi. Mengingat transmisi lokal Covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin.

“Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 pasti bisa kita hentikan,” jelasnya

Penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang penting dilakukan yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Jumlah angka positif di Bali saat ini sebagian besar didominasi oleh transmisi lokal. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

Facebook Comments