Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Drs. Gede Suyasa M.Pd
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Drs. Gede Suyasa M.Pd

BULELENG, balipuspanews.com – Menjelang dibukanya beberapa tempat wisata di Buleleng, Pasien terkonfirmasi positif terpapar covid 19 justru bertambah dua orang sehingga total menjadi 104 orang terkonfirmasi, Rabu (8/7/2020).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Drs. Gede Suyasa M.Pd menyebutkan penambahan dua pasien terkonfirmasi dengan mendapat kode PDP 127 dan PDP 129 memiliki asal daerah yang berbeda beda dimana PDP 127 berasal dari Kecamatan Seririt yang sudah mengalami kehamilan, saat bersamaan dilakukan test Rapid di RSUD Buleleng dengan hasil Reaktif.

Lalu kembali dilakukan test Swab 2 kali dan hasilnya menyatakan PDP tersebut positif terpapar.

Lanjutnya terkait PDP 129 disampaikan bahwa yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Buleleng yang ingin bekerja di luar daerah yakni Jakarta.

Maka yang bersangkutan dikatakan telah melaksanakan Swab mandiri dengan hasil positif. Sejak hal tersebut PDP 129 dibawa langsung ke Giri Mas untuk dirujuk.

“Ada Penambahan dua orang yang pertama dari kecamatan seririt yang mengalami hamil kemudian diperiksa sampai di RSUD lalu di Rapid hasilnya reaktif. kemudian dilakukan swab dengan hasil pertama negatif tapi yang keduanya positif makanya masuk,” ujarnya.

Tambah Suyasa kendati beberapa tempat sudah akan dilaksanakan pembukaan pada hari Kamis (9/7/2020) tetap saja ditekankan agar tidak tergoda dengan status new normal atau new normal.

“Kami berharap walaupun Buleleng sudah ditetapkan sebagai salah satu dari 2 kabupaten yang masuk zona hijau, akan tetapi masyarakat harus tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.

Sementara itu terkait data lengkap update covid, disampaikan update untuk perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng sampai saat ini terdapat kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif di Buleleng sebanyak 104 orang, dan sembuh secara kumulatif sebanyak 90 orang, dalam perawatan sebanyak 13 orang serta satu orang di rujuk ke Denpasar.

Adapun Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif secara kumulatif sebanyak 23 orang, PDP terkonfirmasi 7 orang dan PDP yang dirawat sebanyak 2 orang.

sedangkan Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 124 orang, ODP yang masih di pantau sebanyak 1 orang, selesai masa pantau 113 orang serta ODP terkonfirmasi 10 orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 2.008 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.724 orang, sedangkan OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 194 orang, sedangkan yang dirawat di Giri Emas terdapat 3 orang, serta OTG terkonfirmasi sebanyak 87 orang.

Selain itu juga pemantauan terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

Secara kumulatif berjumlah 4.122 orang dengan rincian 4.094 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari, dan sisa yang masih dipantau sebanyak 28 orang terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 25 orang, TKI lainnya 2 orang, pulang dari luar negeri ada 1 orang.

Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments