Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd

BULELENG, balipuspanews.com – Perkembangan data penambahan pasien terkonfirmasi di Buleleng hari ini berkurang satu orang.

Hal tersebut disebabkan karena adanya pengalihan satu orang pasien yang, pada hari Rabu (8/7/2020) diberikan kode PDP 129 dan disampaikan bahwa yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Buleleng yang ingin bekerja di luar daerah yakni Jakarta.

Maka yang bersangkutan dikatakan telah melaksanakan Swab mandiri dengan hasil positif.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengatakan kasus yang dialami oleh PDP 129 saat ini masih dikordinasikan dengan pihak Satgas Gugus Provinsi.

Hal tersebut disebabkan karena yang bersangkutan terjadi di wilayah Denpasar, sehingga kasus tersebut sudah menjadi kewenangan provinsi.

Bahkan nantinya terkait tindakan apa yang akan dilakukan semua menjadi kewenangan pihak gugus provinsi. Namun pihaknya akan tetap berkordinasi terkait hal tersebut.

“Kita masih koordinasi apakah dirujuk kesana nanti kembali ke gugus tugas denpasar ya kita tentu akan menyerahkan kewenangan kepada gugus tugas disana,” terangnya.

Lanjut Suyasa setelah kemarin hasil pemeriksaan terhadap PDP 129 dinyatakan positif, yang bersangkutan dibawa langsung ke Giri Mas untuk dirujuk.

Sehingga saat ini tetap pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buleleng agar tidak tenggelam dengan adanya pemberlakuan tatanan hidup baru.

Dimana peresmian sudah dilakukan, pada Hari Kamis (9/7/2020) dengan memperluas waktu buka tutup beberapa sektor.

Namun tetap harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penambahan pasien nantinya.

“Hari ini pemberlakuan tatanan kehidupan baru di Buleleng sudah dimulai, bahkan beberapa sektor waktunya sudah diperluas namun tetap dibatasi, sehingga protokol tetap harus diterapkan,” tutupnya.

Sementara itu, pemaparan terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa kasus terkonfirmasi positif secara kumulatif di Buleleng sebanyak 103 orang, sembuh secara kumulatif 90 orang, dalam perawatan sebanyak 12 orang dan satu orang di rujuk ke Denpasar. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif secara kumulatif sebanyak 23 orang, PDP terkonfirmasi tujuh orang dan PDP yang dirawat sebanyak dua orang.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 124 orang, ODP yang masih di pantau sebanyak satu orang, selesai masa pantau 113 orang dan ODP terkonfirmasi sepuluh orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 2.016 orang, OTG selesai masa pantau sebanyak 1.724 orang, sedangkan OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 203 orang, dirawat di Giri Emas tiga orang, dan OTG terkonfirmasi 86 orang.

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala).

Secara kumulatif berjumlah 4.146 orang dengan rincian 4.134 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 12 orang yang terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 12 orang

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments