Jumat, Juli 26, 2024
BerandaBadungUsai Minum Obat Kuat, Turis Srilanka Tewas

Usai Minum Obat Kuat, Turis Srilanka Tewas

MANGUPURA, balipuspanews.com – Usai konsumsi minuman keras dan obat kuat, warga negara asing asal Srilanka ditemukan tewas di salah satu kamar hotel di Kuta, Badung, pada Kamis (30/11/2023) sore hari.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menerangkan, korban menginap di hotel tersebut mulai 28 November 2023 sampai 2 Desember 2023. Ia nginap bersama teman laki-laki.

Dijelaskannya, sebelum kejadian korban meneguk minum miras di dalam kamar bersama temannya dan satu orang lainnya pada dini hari. Dalam penjelasannya, korban mengaku kepada temannya bahwa sudah mengkonsumsi enam butir obat Vira (obat kejantanan).

Selanjutnya, korban mengajak temannya keluar. Namun, temannya menolak dan memilih tidur lebih dulu sekitar pukul 04.00 WITA. Saksi yang juga berkebangsaan Sri Lanka itu lantas terbangun sekitar pukuk 18.30 WITA.

“Saksi melihat korban masih tidur di atas kasur dengan posisi tengkurap. Namun, ketika saksi berusaha membangunkan korban tidak merespon. Sehingga, minta tolong ke resepsionis untuk memanggilkan dokter,” ujarnya.

Korban di bawa ke Klinik Bhakti Vedanta Medical namun dokter menyatakan bahwa korban sudah meninggal kurang lebih sekitar 10 jam sebelumnya. Personel Polsek Kuta dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan jenazah didapati hidung dan mulut korban mengeluarkan busa, lidah tergigit dan menjulur keluar.

BACA :  60 Ribu Lebih Balita dan Anak di Badung Jadi Target PIN Polio

Di lokasi, ditemukan muntahan di bawah tempat tidur dan satu botol minuman alkohol Bacardi (kosong), dua kaleng Kratingdaeng (kosong), satu botol Smirnoff (kosong) dan satu pepel obat merk Vira 100 mg (obat kuat).

“Kepastian terkait penyebab meninggalnya korban memerlukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” beber AKP Sukadi.

Jenazah korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Badung. Sementara, barang-barang milik turis itu masih berada di dalam kamar dan temannya pindah ke kamar lain.

“Perlu kiranya dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawang

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular