31 C
Denpasar
14/04/2021, 4:44 PM
BaliBulelengUsulan Pemanfaatan Alas Mertajati Jadi Hutan Adat, Didukung Bupati Buleleng

Usulan Pemanfaatan Alas Mertajati Jadi Hutan Adat, Didukung Bupati Buleleng

balipuspanews google news

BULELENG, balipuspanews.com – Rombongan Tim Sembilan Catur Desa Adat Dalem Tamblingan Rabu (2/12/2020) siang mendatangi Kantor Bupati Buleleng untuk bertemu langsung dengan Bupati dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Pertemuan itu dalam rangka mengusulkan agar Alas (Hutan) Mertajati yang ada di sekitar Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar bisa menjadi hutan adat.

Bupati Buleleng, Bali Putu Agus Suradnyana yang menerima langsung rombongan mendukung pengusulan pemanfaatan Alas (Hutan) Mertajati untuk menjadi hutan adat. Dukungan itu Ia sampaikan di ruang rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng.

Ia menjelaskan pengusulan itu dilakukan guna masyarakat dapat memelihara dan menjaga hutannya. Seperti yang telah dilakukan ratusan tahun silam. Oleh karenanya, krama (warga) adat Dalem Tamblingan yang saat ini tersebar di empat desa yaitu Gobleg, Munduk, Gesing, dan Umajero harus memiliki perarem (aturan adat).

“Di dalam batang tubuhnya berisi tentang bagaimana ruang-ruang atau desa-desa tersebut mengikuti apa yang telah disepakati oleh masyarakat adat dan desa,” jelasnya.

Bagi masyarakat Adat Dalem Tamblingan, Alas Mertajati atau yang memiliki arti sumber kehidupan yang sesungguhnya adalah salah satu hutan yang terletak di sekitar wilayah Danau Tamblingan. Hutan tersebut adalah kawasan yang suci. Di sana bertebaran pura-pura atau pelinggih (bangunan suci) yang semua saling terkait.

“Ada 17 pura di kawasan itu yang dipuja oleh masyarakat adat catur desa Dalem Tamblingan,” ujarnya.

Bahkan Ia mengungkapkan Di dalam peninjauan ulang tata ruang yang baru, kawasan Wanagiri, Kecamatan Sukasada dan Tamblingan, Kecamatan Banjar ditetapkan oleh Provinsi Bali menjadi kawasan pariwisata yang ramah lingkungan. Di dalamnya di atur prinsip kofisien dasar bangunan.

“Berapa persen yang boleh dibangun dan berapa persen yang tidak boleh dibangun,”ungkapnya.

Namun, perarem yang ada harus disesuaikan dulu. Hal tersebut lantaran kepemilikan tanah di Desa Munduk yang hampir 80 persen bukan lagi dimiliki oleh orang lokal disana. Sehingga, Jika masyarakat ke empat desa sudah sepakat menjadikan hutan tersebut menjadi hutan adat, maka sudah menjadi keharusan masing-masing desa memiliki perarem yang mengatur.

Berbicara masalah desa adat, mau tidak mau masyarakat adat meyakini bahwa dengan perarem yang dibuat nanti dapat menumbuhkan ketentraman dan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat di Catur Desa tersebut. Di bawah Catur Desa ini banyak desa-desa yang memanfaatkan air permukaan yang ada di atasnya.

“Jangan sampai tidak memberikan air yang sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ada di bawahnya. Harus diatur dalam pendekatan teknokratis yang benar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sembilan Catur Desa Adat Dalem Tamblingan Jro Putu Ardana mengutarakan bahwa dengan ditetapkannya nanti Alas Mertajati sebagai hutan adat dan selalu dianggap sebagai hutan suci oleh masyarakat, tentunya sangat berguna untuk mengaktifkan kearifan lokal.

Tentang bagaimana masyarakat adat memelihara dan menjaga hutannya seperti yang dilakukannya ratusan tahun silam. Melalui data dari aliansi masyarakat adat nusantara menyebutkan bahwa dari seluruh hutan di Indonesia yang tersisa, yang terbaik sekitar 40 juta hektar itu adalah seluruhnya hutan adat.

“Jadi karena masyarakat adat yang memelihara,” tuturnya.

Poin penting lainnya melalui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) juga mengeluarkan rilis terkait yang paling baik sebagai penjaga hutan atau pelestarian hutan itu adalah masyarakat adat. Masyarakat adat Dalem Tamblingan itu memiliki prinsip keimanan Piagem Gama Tirta yang maknanya memuliakan air.

“Jadi, kami memilihara hutan manfaatnya tidak pada kami semata melainkan juga kepada masyarakat dan sekitarnya,”tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
balipuspanews android app
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of