Selasa, Oktober 27, 2020
Beranda Bali Buleleng Usulan Untuk Konsep The Spirit Of Sobean, Distan Buleleng Sebut Buah Lokal...

Usulan Untuk Konsep The Spirit Of Sobean, Distan Buleleng Sebut Buah Lokal Mendominasi

- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Keseriusan penerapan konsep “The Spirit Of Sobean” yang nantinya akan menyajikan segala hal terbaik di Kabupaten Buleleng, salah satunya produk produk terbaik hasil garapan para petani mulai ditanggapi Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng yang telah merancang usulan produk-produk hasil petani lokal untuk menjadi produk unggulan seperti apa yang dimaksud dalam konsep. Bahkan pihak Dinas Pertanian mengakui akan segera meluncurkan hal tersebut.

Akan tetapi khusus pada sektor pertanian saat ini buah lokal masih mendominasi usulan produk unggulan selain hasil pertanian lainnya. Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng, Ir. Made Sumiarta, Kamis (15/10/2020).

Sumiarta memaparkan bahwa produk hasil pertanian lokal Buleleng memang dikenal memiliki kualitas yang baik. Salah satu jenis produk petani lokal Buleleng yakni buah-buahan. Berbagai macam buah dapat tumbuh subur di Buleleng. Beberapa diantaranya telah dikembangkan dan dibudidayakan melalui festival yakni manggis, durian, dan twin lake festival yang juga sebagai ajang promosi buah lokal Buleleng. Bahkan festival manggis menjadi ajang kuliner berskala Internasional di Bali.

“Kita memiliki berbagai macam buah hasil pertanian lokal dengan kualitas unggulan, seperti mangga, durian, anggur, pisang, manggis, bahkan ada salak madu yang berasal dari Desa Bongancina disinyalir hanya ada satu-satunya di Bali dan juga anggur hitam Buleleng tidak ada di daerah lain, ini harus kita lestarikan,” paparnya.

Bahkan sesuai dengan instruksi Bupati Buleleng, pihaknya sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, seluruh pihak terkait agar melakukan pemetaan potensi yang ada pada masing-masing wilayah yang ada di Kabupaten Buleleng. Distan Buleleng mengakui sudah melakukan pemetaan secara merata dari masing-masing wilayah yang memiliki hasil produk pertanian.

“Sudah kami usulkan dari hasil pemetaan tiap-tiap wilayah, sekarang tinggal menunggu hasil kurasi dari tim yang bergerak,” ungkapnya.

Sementara itu sebelumnya saat pertemuan terkait pembahasan “The Spirit Of Sobean”, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana sempat menekankan agar seluruh pihak terkait melakukan pemetaan potensi masing-masing wilayah di Buleleng. Khususnya yang memiliki produk unggulan sekaligus terbaik di wilayahnya.

Dalam hal pemetaan menjadi sesuatu yang penting sebelum menentukan langkah selanjutnya, salah satunya di bidang pertanian. Masing-masing wilayah di Kabupaten Buleleng yang dikenal memiliki sebuah unggulan, salah satunya pada sektor pertanian tentu memiliki kualitas yang berbeda.

“Contohnya seperti anggur, lokasi penghasil anggur dimana saja, seperti Kecamatan Banjar dan Gerokgak. Bahkan kualitas anggur di Gerokgak saja bisa berbeda baik itu di Desa Banyupoh maupun di Desa Sanggalangit,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of