Senin, Februari 26, 2024
BerandaBulelengVaksinasi Pada Anak Usia 6 Sampai 11 Tahun Mulai Diizinkan

Vaksinasi Pada Anak Usia 6 Sampai 11 Tahun Mulai Diizinkan

BULELENG, balipuspanews.com – Merujuk pada Inmendagri No. 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan ketentuan vaksinasi telah mencapai total sasaran 70 persen dan 60 persen lansia di wilayah kabupaten/kota, kini Pemerintah mulai mengizinkan Vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 6 sampai 11 Tahun.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng Ketut Suwarmawan menyampaikan sebelumnya vaksinasi hanya diizinkannya untuk remaja usia 12-17 tahun dengan total capaian di Kabupaten Buleleng per 13 Desember 2021 Dosis I diangka 85,01 Persen dan Dosis II diangka 80,15 persen.

Kini diterbitkannya Imendagri Nomor 66 Tahun 2021 vaksinasi untuk anak usia 6-12 tahun akan segera dilakukan di Buleleng. Dimana tujuan vaksinasi anak 6-11 tahun ini adalah untuk mencegah sakit berat dan kematian pada anak yang berinteraksi, mencegah penularan pada anggota keluarga yang belum divaksin.

“Tidak kalah pentingnya, selain vaksinasi, penerapan prokes dengan 3M dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam mencegah dan mengendalikan Covid-19 di Kabupaten Buleleng wajib pula kita terapkan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Senin (13/12/2021).

BACA :  Kapolres Klungkung Pimpin Pengawalan Logistik Pemilu 2024 dari Nusa Penida ke Klungkung Daratan

Tak hanya itu jika anak belum tervaksin maka mempunyai resiko tinggi terinfeksi, mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, meminimalisir penularan di sekolah/satuan pendidikan dan mempercepat tercapainya herd immunity. Selain vaksinasi tidak lupa pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu terapkan Prokes dengan sebaik mungkin.

“Mudah-mudahan, dengan kasus yang terus melandai dan masyarakat tidak lengah, sehingga kita dapat melewati Nataru dengan nyaman dan aman,” harapnya.

Sementara terkait perkembangan kasus Covid-19, Suwarmawan menjelaskan, hari ini tidak ada penambahan kasus. Kesembuhan dan meninggal dunia juga nihil. Sehingga secara kumulatif kasus konfirmasi berjumlah 10.458 orang dengan rincian, sembuh 9.918 orang, meninggal 539 orang dan masih dalam perawatan 1 orang.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular