Tabrakan
Tabrakan

NEGARA,balipuspanews.com-Seorang pelajar Sabtu (30/11) malam meregang nyawa karena mengalami luka parah yang dialaminya. Luka parah itu akibat kecelakaan lalulintas di wilayah kelurahan Pendem, Jembrana.

Sekitar pukul 22.00 mobil Daihatsu Grand Max warna putih AB 1561 WN yang dikemudikan oleh Daeng Sahrul Hadi,33, asal banjar Munduk, desa Pengambengan, Negara bergerak dari arah utara keselatan.

Saat tiba di perempatan jalan Wibisana dengan kondisi gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan, Daeng Sahrul Hadi tidak berhenti untuk melihat apakah ada pengendara lain yang melintas.

Padahal saat itu dari arah barat melintas sepeda motor Honda Vario DK 4166 FAO. Karena mobil Daihatsu Grand Max itu langsung bergerak memotong jalan keselatan sehingga menabrak sepeda motor hinda Vario warna hitam yang dikendara Fayza Amalia,18, pelajar di salah satu MAN di Jembrana, asal banjar Mandar, desa Cupel, Negara. Akibatnya tabrakan itu Fayza Amalia mengalami luka parah yakni luka robek pada dagu, keluar darah dari mulut, lebam pada perut dan dada. Fayza Amalia sempat dilarikan ke RSU Negara untuk mendapat perawatan medis.

Namun karena luka parah yang dialami akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RSU Negara.

“Kecelakaan lalulintas dengan korban meninggal dunia itu sudah kami tangani dan kedua kendaraan yang terlibat sementara kami amankan,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Shinta Ayu Pramesti. (nm/bpn/tim)