Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SEMARAPURA, balipuspanews.com -Setelah sempat dirawat diruang Ferinatologi RSU Klungkung selama 10 hari, bayi yang dibuang ibunya di seputar jalan Bay Pas Ida Bagus Mantra dikawasan Kusamba, Dawan, Klungkung ini akhirnya diserahkan ke pihak Dinas Sosial Provinsi Bali.

Bertepatan dengan dengan Hari Kasih Sayang  atau Valentine Day Kamis(14/2 bayi malang yang dibuang ortunya ini dengan penuh keharuan dilepas dan diserahkan secara resmi dengan berita acara oleh Dirut RSU Klungkung dr Nyoman Kesuma,MPh diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial dan Trans Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana.

Kemudian Kadis Ida Bagus Anom Adnyana menyerah terimakan kepada Kadis Sosial Propinsi Bali yang diwakili Kabid Rehabilitasi Ida Ayu Anggreni. Suasana haru tampak terasa saat acara serah terima bayi tersebut dilakukan diruang administrasi Ruang perawatan bayi Ferinatologi RSU Klungkung sekitar pukul 9.45 wita.

Dirut RSU Klungkung, dr Nyoman Kesuma pada kesempatan itu menyatakan bahwa kondisi bayi yang dibuang orang tuanya  setelah sempat ditemukan warga dijalan Bay Pas Ida Bagus Mantra kawasan Kusamba dimana saat itu sempat dirubung semut dan nyamuk, namun setelah dirawat intensif selama 10 hari diruang Ferinatologi ditangani oleh dr spesialis Anak dr Gusti Ngurah Sudiana akhirnya kondisinya dinyatakan sehat.

“ Karena kondisi bayi sudah sehat walaupun sebelumnya sempat mengalami infeksi ,ya bayi tersebut sudah dinyatakan sehat dan hari ini kita serahkan kepada Dinas Sosial Propinsi Bali dan semua biaya sebesar kurang lebih Rp 5 juta ditanggung pihak Dinas Sosial Propinsi Bali,”ujar dr Nyoman Kesuma terharu.

Lebih jauh menurut Nyoman Kesuma kini kondisi bayi sudah dalam keadaan sehat dan tidak ada infeksi lagi,  sebelum diserahkan ke dinas sosial Provinsi Bali. Disamping itu kondisi bayi selama  dirawat 10 hari di ruang ferinatologi RSU Klungkung kini memiliki  berat 2980 gram dan  panjangnya  50 cm,sebutnya.

Disisi lain Kadissostrans Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana menyatakan sesuai ketentuan peraturan bayi yang ditemukan terlantar diharuskan diserahkan kepada pihak Dinas Sosial Propinsi Bali. Sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Propinsi Bali sudah masuk daftar nama nammengadopsi bayi malang tersebut.

“ Sampai hari ini saja sudah 12 orang yang berkeinginan  mengadopsi bayi tersebut ,malah ada yang dari Gianyar seperti  Tampaksiring,Ketewel, disamping dari KLungkung sendiri malah ada seorang dokter dari lombok,”terang Dirut Nyoman Kesuma.(Roni/bpn/tim)

 

 

Advertisement
Loading...