Si velis anjing Kintamani atraksi dan bawa mawar merah buat Gubernur Koster
Si velis anjing Kintamani atraksi dan bawa mawar merah buat Gubernur Koster
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR TIMUR, balipuspanews.com- Dihadapan Gubernur Bali I Wayan Koster, Velis melakukan demonstrasi unjuk kebolehan, hormat dan memberi bunga mawar, hingga menjadi sorotan dan tontonan di gedung Siswa Sabha Utama kantor Gubernur Bali, Sabtu (13/4).

Velis adalah salah satu anjing ras Kintamani, Bangli yang saat ini bersyukur karena selain dapat berdemontrasi dihadapan Gubernur dan pejabat yang hadir di gedung Wiswa Sabha kantor Gubernur, dimana hari ini Anjing trah Kintamani diakui oleh Federation Cynologique Internationale (FCI), organisasi internasional untuk perlindungan dan pengembangan semua trah dan galur murni anjing di dunia, secara resmi mengakui Anjing Kintamani Bali sebagai satu trah tersendiri anjing asli Indonesia.

Dengan demikian, Anjing Kintamani Bali merupakan anjing trah asli Indonesia pertama yang memperoleh pengakuan dunia.

Berdurasi kurang lebih lima menit, Velis menjadi sorotan Gubernur dan pejabat saat konferensi pers diadakan dan tepuk tangan pun silih berganti memuji kepibtaran Velis.

Sumi nama keren Velis memberi atraksi yang singkat ini membuktikan bahwa anjing trah Kintamani memang menarik dan mengerti apa yang diberikan aba-aba oleh pawang atau pelatihnya.

Berbagai demonstrasi dilakukan Sumi seperti mengambil sampah plastik lalu membuang ke tempat sampah, melompat, hormat, dan beberapa gerak lainnya menuruti pelatihnya.

Semua sudut pandang mata mengarah pada Sumi, dimana ruangan yang sehari-hari digunakan tempat rapat penting Gubernur dan pejabat penting Daerah, kini mata mengarah pada seekor anjing putih yang mondar mandir saat unjuk kebolehannya.

Berwarna putih cerah, Sumi yang berumur sembilan tahun dilatih sejak 11 bulan oleh pelatihnya di Tabanan.

Tak di Bali saja, dikatakan pelatihnya I Wayan Suardana, Sumi sudah melanglang buana keliling Indonesia untuk mengikuti ajang kontes anjing.

Dikatakan Suardana, bahwa untuk melatih anjing Kintamani, harus memiliki ketelitian ekstra, karena anjing Kintamani merupakan anjing pendatang.

“Ya harus teliti merawat ini, karena kalau sampai lepas dia tidak akan kembali. Berbeda dengan anjing bali biasa mau pulang ke rumah, “jelasnya. (bud/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...