Video Syur Anaknya Tersebar, Orang Tua Lapor Polisi

Ilustrasi video wikwik viral di Medsos
Ilustrasi video wikwik viral di Medsos

BULELENG, balipuspanews.com– Untuk kesekian kalinya video syur yang diperankan anak dibawah umur viral di Bumi Panji Sakti Buleleng. Pasca viral di media sosial (medsos), orang tua pemeran wanita melapor ke Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng.

Saat dikonfirmasi, Selasa (19/9/2023), Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan dugaan persetubuhan ini dibuat pasca video esek esek tersebar luas melalui aplikasi WhatsApp sejak beberapa hari lalu.

Polisi pun telah meminta keterangan korban dan terduga terlapor yang tidak lain adalah pemeran laki-laki yang ada di dalam video. Berdasarkan keterangan sementara, didapat video dibuat langsung di rumah terlapor atas dasar suka sama suka.

Baca Juga :  Jembatan Bakung Mulai Dikerjakan Target Selesai Pertengahan Desember 2023

“Informasi awal hasil permintaan keterangan awal diketahui keduanya adalah pasangan kekasih yang masih satu sekolah di bangku SMA yang ada di Kabupaten Buleleng. Keduanya diketahui telah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak tiga kali dengan TKP sama yakni di rumah terlapor,” ungkap AKP Diatmika.

Untuk mendalami kasus dugaan persetubuhan tersebut, AKP Darma Diatmika menyebutkan telah dilakukan proses visum terhadap korban. Namun sampai sekarang hasil visum resmi dari rumah sakit belum didapatkan. Penyidik pun kini masih akan meminta keterangan lebih mendalam dari saksi-saksi dan terlapor.

Disinggung apakah ada upaya damai dalam kasus ini, AKP Diatmika menerangkan jika semua itu ada kemungkinan. Mengingat keduanya merupakan pasangan kekasih yang masih dibawah umur. Namun demikian penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut agar menemui titik terang.

Baca Juga :  299 Paket Bantuan Pangan Disalurkan di Kecamatan Sukasada

“Terlapor masih dimintai keterangan, upaya mediasi, restorative justice atau diversi kemungkinan ada, namun kita masih akan lakukan pengembangan terhadap kasus ini,” imbuhnya.

Sementara itu, menyikapi marak terjadinya kasus persetubuhan dengan korbannya anak-anak, AKP Diatmika mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi anak-anaknya untuk mencegah sesuatu hal negatif terjadi. Apalagi dengan adanya kemajuan teknologi digital akan sangat mempengaruhi anak-anak untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak dilakukan.

Penulis : Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan