Vila 149 Ludes Dilalap Api

Vila 149 Ludes Dilalap Api
Vila 149 terbakar

NEGARA, balipuspanews.com-Setelah sekian kali petugas pemadam kebakaran Pemkab Jembrana sibuk memadamkan api yang melalap lahan kebun, Rabu (26/7) malam mereka kembali harus begadang untuk menjinakan api.

Kali ini giliran bagunan vila yang dilalap si jago merah.

Kebakaran bangunan vila 149 milik PT Pasti Indah Indonesia yang berlokasi di banjar Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana itu pertamakali diketahui oleh Ni Ketut Pamiarti,44,.

Sekitar pukul 21.00 Pamiarti yang sedang mejejaitan (membuat sarana banten) diteras rumahnya yang berada disebelah barat vila kaget melihat api sudah membubung diatap vila yang terbuat dari ilalang itu.

Melihat vila kosong yang sedang dalam perbaikan itu terbakar, Pamiarti kemudian memberitahu suaminya I Nyoman Gunawa, 44, yang sedang sedang menonton TV dikamar.

“Saya mau tidur,lalu melihat ada api diaatap vila. Kemudian saya memanggil suami saya,”ujar Parmiati.

Gunawa kemudian langsung bangun dan melihat ke vila dan melihat api membubung tinggi diatap bangunan. Dia kemudian keluar dan berteriak
berteriak memberitau kepada warga kalau ada kebakaran di vila PT pasti milik I Gede Sudana Yasa asal Payangan Gianyar itu.

Warga kemudian berdatangan untuk berusaha memadamkan api namun mengalami kesulitan.

Saat api membesar Gunawa sempat masuk masuk kedalam vila untuk menyelamatkan tangga bambu milik saudaranya Kade Dibya yang di titip di dalam vila kosong agar tidak kepanasan.

Lantaran warga kesulitan memadamkan api, mereka kemudian meminta ke BPBD Jembrana yang diteruskan ke pemadam kebakaran pemkab Jembrana. Dua unit mobil pemadam kemduian meluncur ke lokasi.

Karena medan menuju lokasi vila sulit serta jauhnya lokasi hidran dan atap vila yang terbuat dari ilalang, ditambah lagi lokasi vila yang ada diatas ketinggin dan angin bertipu kencang, menyulitkan petugas pemadan kebakaran memadamkan kobaran api.

“Api sangat cepat membesar karena bahan atap vila terbuat dari ilalang,” ujar Kasi pemadam kebakaran pemkab Jembrana Kade Bagus Darmawan. Setelah 7 jam berjuang dengan menghabiskan 7 tangki air akhirnya api berhasil dipadamkan.

Namun atap vila seluas 20 X 10 meter itu sudah ludes dengan kerugian diperkirakan tatusan juta rupiah.

”Untuk penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan. Begitupula berapa kerugian yang dialami,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogi Pramagita, ketika dikonfirmasi. (njm/bpn/tim)