Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama  Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyerahkan bantuan kepada Ni Nyoman Rina (53), warga Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, Rabu (22/5)
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama  Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyerahkan bantuan kepada Ni Nyoman Rina (53), warga Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, Rabu (22/5)
SEMARAPURA, balipuspanews.com. – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama  Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyerahkan bantuan kepada Ni Nyoman Rina (53), warga Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, Rabu (22/5). Ni Nyoman Rina merupakan pemilik rumah yang mengalami kebakaran hebat , Senin (20/5) sekitar pukul 22.00 Wita.
Bantuan yang diserahkan berupa pelengkapan alas tidur, peralatan memasak serta sembako.
Wabup Made Kasta berharap bantuan yang diserahkan ini akan dapat meringankan beban Ni NYoman Rina. Selain itu Wabup Made Kasta meminta Kadis Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana supaya mengusahakan Ni Nyoman Rina dapat memperoleh bantuan Rehab Rumah.
Sementara itu Ni Nyoman Rina  menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Pasca kejadian kebakaran, dirinya yang hanya tinggal berdua dengan putrinya yang berumur 18 tahun ini, kini menumpang tinggal dirumah kerabatnya.
Saat ini dengan dibantu putrinya, Ni Nyoman Rina berupaya membersihkan sisa sisa kebakaran dan mengumpulkan barang barang yang kemungkinan masih bisa dipakai.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat menghanguskan kediaman Ni Nyoman Rina (53), warga Banjar Sangging, Desa Akah, Klungkung, Senin (20/5) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat kabakaran terjadi, kediaman Ni Nyoman Rina sedang kosong karena ditinggal penghuninya menginap ke rumah kerabat.
Api yang sudah berkobar dirumah korban pertama kali dilihat oleh Wayan Sarjana. Angin menyebabkan api sangat cepat melalap bangunan beserta isinya. Petugas Damkar bersama warga bergotong royong memadamkan api, namun api yang sudah berkobar hebat membuat petugas mengalami kesulitan.
Dalam waktu setengah jam, api kemudian berhasil dipadamkan. Beruntung api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya, namun bangunan milik korban yang terdiri dari tiga kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu dapur hangus dilalap si jago merah.Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Penyebab terjadinya kebakaran sementara,diduga adanya korsleting arus listrik. (rls/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...