Wabup Suiasa hadiri Upacara Tawur Mapedanan di Pura Desa lan Puseh Bale Agung Desa Adat Peminge Kelurahan Benoa Kuta Selatan, Senin (9/12).
Wabup Suiasa hadiri Upacara Tawur Mapedanan di Pura Desa lan Puseh Bale Agung Desa Adat Peminge Kelurahan Benoa Kuta Selatan, Senin (9/12).

KUTA SELATAN, balipuspanews.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa hadiri Upacara Tawur Mapedanan serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Kertih di Pura Desa lan Puseh Bale Agung Desa Adat Peminge Kelurahan Benoa Kuta Selatan, Senin (9/12)

Upacara dipuput Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Griya Tegal Jingga Denpasar. Turut hadir Anggota DPRD Badung Wayan Luwir Wiyana, Camat Kuta Selatan Made Widiana, Lurah Benoa Karang Subawa para Bendesa Adat se Kecamatan Kuta Selatan, tokoh masyarakat setempat serta krama Desa Adat Peminge.

Ketua Panitia Jro Mangku Made Sana melaporkan, rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Kertih di Pura Desa lan Puseh Bale Agung sudah dimulai sejak 24 Nopember 2019 lalu dengan matur piuning dan ngaturang pejati. Puncak Karya akan dilaksanakan pada 14 Desember 2019.

Sedangkan Bendesa Adat Peminge Jro Mangku Made Warsa menambahkan, sejak tahun 2018 penataan pura dan renovasi sudah dilaksanakan dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 5 Miliar.

“Baru di tahun 2019 bisa dilaksanakan upacara Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Kertih dengan biaya bersumber dari urunan krama dan kas desa adat,” katanya.

Sementara itu Wabup Suiasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat memberi apresiasi kepada krama Desa Adat Peminge Kelurahan Benoa Kuta Selatan yang telah melaksanakan yadnya dengan tulus dan iklas secara bersama-sama di Pura Desa lan Puseh Bale Agung. Dengan dilaksanakannya yadnya ini diharapkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati, sehingga upacara ini dapat berjalan dengan suci tur ning nirmala.

“Mari jaga kesucian pura. Dengan adanya keseimbangan antara bhuwana agung dan bhuwana alit tentu dapat terwujud masyarakat yang lebih baik lagi,” ujar Wabup Suiasa.

Usai menandatangani prasasti pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa juga menyerahkan dana punia sebesar 10 juta yang diterima langsung oleh Ketua Panitia Karya Jro Mangku Made Sana.

(cita/bpn/tim)

Facebook Comments