Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra Sp OG, didampingi beberapa OPD lingkup Pemkab  Buleleng menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan ATM kepada perwakilan siswa Sekolah Dasar (SD) dari masing – masing Kecamatan se-Kabupaten Buleleng.

Ppenyerahan KIP dan ATM, serangkaian dengan sosialisasi dan percepatan pencaiaran dana Program Indonesia Pintar (PIP) sekolah dasar tahun 2015, 2016 dan 2017 yang di selenggarakan oleh Disdikpora Kab. Buleleng, di Gedung Mr.I Gusti Ketut Pudja, Senin (14/5).

Dalam sambutannya Wabup Sutjidra mengatakan Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program nasional dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Nah, tujuannya tak lain untuk membantu para siswa miskin dalam menempuh dan menyelesaiakan pendidikan.

 

Wabup Sutjidra memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kab. Buleleng serta Bank BRI sebagai Bank penyalur PIP, atas respon yang cepat terhadap surat Mendikbud RI, hingga seluruh dana yang sudah di transfer oleh pusat dari tahun 2015 sampai 2017 dapat segera di cairkan sebelum tanggal 30 Juni 2018 mendatang.

“Sesuai himbauan dari Mendikbud, pencairan dana PIP dipercepat sebelum 30 juni 2018. Jadi, program ini bisa meringankan beban orang tua bagi anak – anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

Sementara, Kadisdikpora Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan penyelenggaraan percepatan pencairan dana PIP tahun 2015 -2017 dilaksanakan utnuk menyikapi surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 2 Tahun 2018, menyatakan bahwa pihak BRI agar mengembalikan saldo dana PIP tahun 2015 – 2017 selambat – lambatnya sampai 30 Juni 2018 ke kas negara.

Siswa SD yang menerima bantuan dana PIP sebanyak 32.396 orang, sementara yang belum melakukan pencairan karena belum melakukan aktivasi sebanyak 5.059 siswa untuk tahun 2017,  dan sebanyak 1.071 siswa untuk tahun 2015-2016.

Imbuh dia, sosialisasi ini diikuti oleh para kepala sekolah, berlangsung dari 14 -18 Mei 2018 dengan narasumber dari tim percepatan PIP dari Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud serta aktivasi buku tabungan siswa untuk Kecamatan Buleleng dan Sukasada di Wantilan bekas Pelabuhan Buleleng.

Selanjutnya, tim percepatan akan mengadakan kegiatan ini secara marathon terhadap siswa yang belum melakukan aktivasi di masing – masing kecamatan di Kabupaten Buleleng.

 

“Panitia percepatan pencairan dana PIP menargetkan, program ini sudah selesai 30 Mei 2018 mendatang,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...