Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SINGARAJA, balipuspanews.com — Alat peraga kampanye (APK) calon legeslatif (Caleg) PDI Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) I Kecamatan Buleleng, Dewa Gede Sugiharto dirusak oknum tak dikenal.

Pantauan di lokasi, ada tiga baliho dirusak. Baliho robek pada bagian foto caleg. Ketiga baliho itu terpasang di depan Gang Damar Wulan, Jalan Pulau Menjangan dan Simpang Empat Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Hingga saat ini, belum diketahui motif dari pelaku yang nekat melakukan perusakan baliho dipasang oleh relawan caleg Dewa Gede Sugiharto tersebut.

Atas kejadian itu, Dewa Gede Sugiharto telah mengadukan perbuatan pengrusakan APK kepada panitia pengawas kecamatan (panwascam) Kecamatan Buleleng.

Sugiharto menilai, tindakan pengrusakan baliho miliknya merupakan tindakan pengecut dan tidak beretika, serta dapat memperkeruh situasi politik.

“Tindakan pengrusakan dilakukan oknum tak bertanggung jawab itu, jelas tindakan tidak bermoral, tindakan pengecut,” ujarnya ditemui Jumat (8/3).

Pengrusakan baliho, sebut Sugiharto tak hanya terjadi sekali. Namun, dilakukan dua kali.

“Pertama dirobek sekitar bulan Januari, sudah langsung kami ganti dengan yang baru. Setelah kami ganti, kok lagi dirobek. Kejadian kedua terjadi empat hari lalu. Ya, di tiga lokasi, depan gang Damar Wulan, Perempatan Banyuning, dan Jalan Pulau Menjangan menuju BTN itu,” ungkapnya.

Sugiharto pun sangat menyayangkan perilaku buruk oknum yang tidak bertanggungjawab itu. Pihaknya pun berharap semua pihak sportif dalam menghadirkan pesta demokrasi yang akan berlangsung nanti.

“Kami harapkan, Polres Buleleng dan Bawaslu ikut mengawasi keberadaan baliho, agar tidak ada lagi oknum tangan jahil melakukan perusakan. Ini kan bisa memancing situasi politik di Buleleng jadi memanas,” tegasnya.

Meski mendapat perlakuan tidak terpuji, Sugiharto berharap para relawan untuk selalu menunjukan politik santun.

Terpisah, Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana ketika dihubungi melalui telepon seluler tak menampik menerima pengaduan dari caleg Dewa Gede Sugiharto.

Sugi menegaskan berdasarkan regulasi PKPU surat edaran KPU RI, apabila terjadi kerusakan terhadap APK telah diserahkan peserta pemilu dapat melakukan penggantian pada APK tersebut yang rusak dengan jenis, spesifikasi, dan alokasi yang sama.

“Kami sempat berkomunikasi, artinya Dewa Gede Sugiharto sempat menyampaikan kepada kita (Bawaslu) agar ikut mengatensi. Terus kami sampaikan, berdasarkan regulasi PKPU itu, seluruh APK peserta pemilu dipelihara oleh calon peserta pemilu itu sendiri. Nah, jika kemudian ada robek, dan ada dugaan kesengajaan, kalau mau melaporkan harus jelas siapa pelakunya juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika itu dijadikan sebuah laporan,” terangnya.

Advertisement
Loading...