30 C
Denpasar
26/02/2021, 2:07 PM
Beranda Bali Denpasar Wagub : Bali Miliki Potensi dalam Pengembangan Sektor Industri Kreatif

Wagub : Bali Miliki Potensi dalam Pengembangan Sektor Industri Kreatif

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menilai kekayaan Bali akan seni dan budaya menjadikan Bali memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif.

Berbicara terkait pariwisata, Pulau Bali telah mendapat tempat tersendiri di mata industri pariwisata internasional, keunikan pariwisata budaya Bali telah menarik perhatian dunia internaisional dan hal tersebut dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh Bali, meskipun sedang dilanda pandemi Cobid-19 Pulau Bali masih dipercaya sebagai destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat berkesempatan untuk menjadi narasumber dalam acara Web Seminar (Webinar) Institut Pariwisata Bali (IPB) Internasional dalam Webinar Series 4 “World Tourism Day 2020” yang bertajuk New Era Tourism Order, yang diselenggarakan secara daring, pada Sabtu (3/10).

Pihaknya menyebut, hal tersenut dapat dibuktikan bahwa secara nasional jumlah subsektor industri kreatif tertinggi adalah kuliner (41,47%), fashion (17,68%), dan kerajinan (14,99%).

“Industri kreatif merupakan sektor ekonomi yang sedang berkembang di Indonesia yang dianggap sebagai industri paling menguntungkan secara nasional melalui peningkatan nilai tambah produk sebagai hasil kreativitas dan inovasi seseorang,” papar Cok Ace yang juga sebagai Ketua PHRI Bali.

Pihaknya memaparkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat, industri kreatif memberikan kontribusi sekitar Rp 989 triliun pada PDB nasional 2017 atau sekitar 7,28 persen. Kontribusi sektor ini sebenarnya terus meningkat dimana pada tahun 2017 tumbuh 5,07 persen. Selain itu, industri kreatif menyediakan 17,7 juta lapangan kerja atau sekitar 14,61 persen dari angka penyerapan tenaga kerja nasional.

Pekerja industri kreatif rata-rata menerima gaji 2,23 juta rupiah.

“Melihat potensi yang luar biasa ini, saya sangat berharap Bali bisa menjadi yang terdepan di Indonesia dalam mengembangkan industri kreatif,” ujarnya.

Bali memiliki peluang yang menjanjikan untuk mengembangkan kuliner, fashion, seni rupa, dan seni pertunjukan. Misalnya, Ubud pernah mendapatkan penghargaan dari UNWTO sebagai Global Gastronomy Destination pada tahun 2019. Selain terkenal dengan mahakarya seninya seperti lukisan dan tari tradisional, Ubud ternyata juga memiliki potensi kuliner lokal.

Lebih jauh Wagub mengatakan bahwa disisi lain Pandemi COVID-19 membawa dampak yang signifikan bagi semua aspek kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi, sosial, dan budaya. Bali bukan satu-satunya yang mengalami tantangan ini, seluruh dunia juga menghadapi kesulitan yang sama.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan penurunan konsumsi dan produksi produk kreatif dan berdampak negatif pada 98 persen pekerja industri kreatif. Ini memang sangat disayangkan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mendukung langkah-langkah yang diperlukan untuk pemulihan perekonomian Bali, termasuk sektor industri kreatif.

Secara umum, Pemerintah Provinsi Bali melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebenarnya telah menyiapkan berbagai program dan bantuan yang ditujukan bagi masyarakat yang paling terdampak saat pandemi. Program ini dibagi menjadi dua bagian; Perlindungan Sosial dan Perlindungan Bisnis.

Dalam Perlindungan Sosial, Program PEN memberikan beberapa bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang paling rentan. Bantuan tersebut adalah: Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Langsung, Bantuan Tunai Sosial, Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa, Program Kartu Pra Kerja, Bantuan Langsung Tunai untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Subsidi Upah.

Dalam Perlindungan Usaha, pemerintah memberikan Program Subsidi Bunga untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jaminan Kredit UMKM, Jaminan Kredit Korporasi, dan Penempatan Tunai Negara pada Bank Umum Mitra sebagai kebijakan pemulihan ekonomi nasional.

Program dukungan ini didedikasikan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi kita saat krisis, khususnya di Bali. Namun, program tersebut tidak diarahkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi pasca pandemi.

“Ini adalah masalah penting yang perlu kita pertimbangkan mulai sekarang. Berbicara tentang pemberdayaan industri kreatif, saya ingin menyoroti 4 aspek penting, yaitu: Refulation Support, Human Resource Improvement, Capital Support, dan Market Accessibility Support,” paparnya.

Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada industri kreatif khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah terutama bagi UMKM melalui dukungan regulasi seperti UU Gubernur No. 79/2018 dan UU Gubernur No. 99/2018 yang ditujukan untuk mendukung penggunaan dan konsumsi produk lokal Bali.

Selain itu, saat terjadi pandemi, pemerintah juga mempermudah proses perizinan dan perizinan investasi di Bali guna mendongkrak perekonomian. Di sisi lain, peningkatan sumber daya manusia industri kreatif dilakukan melalui serangkaian pelatihan dan workshop sesuai dengan bidang yang dikembangkan masing-masing (kuliner, seni, fashion, dll).

Jika kualitas sumber daya manusia ditingkatkan maka produk kreatif juga akan jauh lebih baik dan memiliki nilai tambah yang lebih baik.

Pada aspek dukungan permodalan selanjutnya, industri kreatif di Bali juga dapat dengan mudah mendapatkan pinjaman dan modal. Ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah dan lembaga keuangan bagi industri kreatif untuk mengembangkan dan memperluas industri.

Terakhir, dukungan aksesibilitas pasar juga menjadi aspek penting dalam mengembangkan industri kreatif. Pemerintah menggagas berbagai program dan kampanye untuk membuka akses pasar seluas-luasnya. Pemerintah memberikan dukungan melalui berbagai jalur promosi, program pasar terjangkau, dan program pendukung lainnya seperti

“Jalan-Jalan Bali” atau “explore Bali” sebagai kampanye mengajak masyarakat menjelajahi keindahan Bali sekaligus mendukung produk kreatif lokal di Bali.

Untuk itu, ia sedang gencar meminta para industri pariwisata untuk mempersiapkan protokol kesehatan secara matang pada setiap destinasi wisata yang ada di Bali. Selain itu dukungan masyarakat juga tidak kalah pentingnya, dimana masyarakat harus bisa menunjukan kepada dunia luar bahwa penerapan protokol kesehatan di masyarakat sangat dilakukan secara disiplin.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

- Advertisement -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of