Wagub Cok Ace Dorong Digitalisasi Pasar

Secara simbolis Wagub Cok Ace menyerahkan bantuan beras
Secara simbolis Wagub Cok Ace menyerahkan bantuan beras

DENPASAR, balipuspanews.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak Bupati Klungkung agar pasar di Klungkung mulai terapkan digitalisasi dalam era perkembangan zaman serba canggih ini Wagub Cok Ace yang juga selaku Ketua TPID Provinsi Bali, meminta Bupati Klungkung agar terus melakukan terobosan dalam mengatasi inflasi daerah terutama dalam stabilitas kebutuhan pokok di lapangan.

Tim TPID Kabupaten Klungkung dapat terus berkoordinasi dengan Tim TPID Provinsi Bali khususnya Bank Indonesia dalam mengatasi inflasi yang ada di lapangan.

Disamping itu, Wagub Cok Ace meminta Bupati Klungkung mulai menggenjot sosialisasi cashless atau transaksi dengan non tunai seperti memanfaatkan metode pembayaran “Qris” di pasar, sehingga masyarakat dalam melakukan transaksi menjadi lebih aman dan mudah, terlebih dimasa pandemi saat ini untuk mengurangi interaksi bersentuhan tangan. Demikian disampaikan Wagub disela kunjungannya ke Bumi Serombotan bersama Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Jumat (3/9/2021).

Bersama Kepala BI Wagub menyerahkan bantuan penanganan pandemi Covid-19 dari Bank Indonesia dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) berupa 300 paket sembako dan 5 ton beras. Bantuan tersebut diterima Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, bertempat di Kantor Bupati Klungkung.

Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepedulian Bank Indonesia dan Perbankan yang ada di Bali atas kondisi masyarakat Bali dimasa pandemi seperti ini.

“Kami harap bantuan baik dari Pemprov, BUMN maupun pihak swasta yang lain dapat distribusikan dengan baik oleh Bupati Klungkung, sehingga masyarakat secara merata menerima bantuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali Trisno Nugroho mengatakan bahwa pihaknya sangat siap jika diminta melakukan pendampingan kepada para pedagang dalam penggunaan transaksi berbayar non-tunai, demi mempercepat cashless di Bali. Sehingga transaksi keuangan di Bali dapat dilakukan secara digital.

“Terlebih klungkung memiliki pasar yang mayoritas menjual kain endek, mungkin banyak wisatawan domestik yang berkunjung kesini namun tidak dapat melakukan transaksi pembayaran digital, untuk itu diharapkan pasar klungkung bisa segera digitalisasi sehingga yang berbelanja menjadi lebih aman dan mudah,” tuturnya.

Terkait bantuan yang diberikan, Trisno membeberkan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dan BMPD dalam bersama-sama membantu Pemerintah Daerah meringankan beban masyarakat, sehingga masyarakat merasakan kehadiran Pemerintah dan Perbankan dimasa pandemi saat seperti ini.

Untuk itu, lanjut Trisno, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan didistribusikan secara merata.

“Selain bantuan sembako dan beras kami juga akan mendistribusikan bantuan oksigen untuk seluruh Kabupaten di Bali, sebanyak 500 oksigen akan kita distribusikan ke seluruh Bali,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, selanjutnya bantuan tersebut akan distribusikan sesuai dengan data yang sudah disusun.

Sedangkan terkait digitalisasi pasar, pihaknya juga siap akan melakukan koordinasi dengan BI sehingga para pedagang yang ada di Pasar Klungkung segera dapat melakukan transaksi digital.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan