Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta pada acara Wisuda ke VI Lembaga Pendidikan Kerja (LPK) Monarch Cruise Line and Hospitality Training Center di Inna Grand Bali Beach, Denpasar
sewa motor matic murah dibali

Denpasar, balipuspanews.com – Walaupun angka pengangguran di Bali saat ini terendah di Indonesia, namun angkatan kerja terus bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlu ada lapangan kerja baru yang bisa menampung lulusan lembaga pendidikan.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta pada acara Wisuda ke VI Lembaga Pendidikan Kerja (LPK) Monarch Cruise Line and Hospitality Training Center di Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Kamis (28/9) pagi.

Wagub Sudikerta berharap, setidaknya lima persen dari lulusan lembaga pendidikan bisa menjadi wirausahawan atau entrepreneur sehingga bisa menciptakan lapangan kerja untuk rekan sejawatnya atau umum.
“Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan modal usaha yang diantaranya ada di Dinas Koperasi Provinsi Bali dan PT. Jamkrida. Di situ ada bantuan permodalan untuk anak muda kita untuk meningkatkan usaha atau memulai usaha nya,” kata Sudikerta.

Ia menambahkan pada Februari 2017, jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal sebesar 47,61 persen, sedangkan penduduk yang bekerja di sektor informal sebesar 52,39 persen. Dari sektor informal tersebut, yang berusaha sendiri sebanyak 379.281 orang atau 15,56 persen.

Pada kesempatan ini, Wagub Sudikerta juga memberi apresiasi kepada LPK di Bali yang turut menciptakan tenaga kerja berkualitas, khususnya di bidang pariwisata.

Menurutnya, dalam menghadapi persaingan pariwisata internasional, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki selain destinasi yang bagus dan fasilitas yang memadai.

“Anak-anak kita harus mendapat pendidikan berkualitas, agar memiliki daya saing dalam persaingan global,” ujarnya.

Sebanyak 2160 orang di wisuda dari LPK Monarch seluruh Bali pada acara yang berlangsung dua hari yakni 27-28 September 2017.

Tinggalkan Komentar...