Lomba Makanan Pada PKB ke 41 Tahun 2019
Lomba Makanan Pada PKB ke 41 Tahun 2019
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, balipuspanews.com – Masakan tum ayam wakil dari Kabupaten Gianyar berhasil menarik perhatian dewan juri pada Lomba makanan ajang PKB ke 41 Tahun 2019. Daging ayam yang dicampur dengan racikan bumbu yang pas, akhirnya berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba yang diikuti oleh TP.PKK Kabupaten/Kota se- Bali.

Tidak hanya tum ayam, wakil Kabupaten Gianyar berhasil meraih juara pada beberapa jenis lomba makanan lainnya, seperti lomba membuat jukut ares berhasil meraih juara 3,  lomba membuat jajan cerorot harapan 1 dan membuat jajan laklak berhasil meraih meraih juara 2. Lomba yang digelar di Lantai 1 Gedung Ksirarnawa Art center Denpasar, Minggu (23/6) cukup banyak menyedot perhatian pengunjung, pasalnya jenis makanan yang dilomba cukup menarik yaitu makanan tradisional.

Seperti ditegaskan oleh Wakil Ketua 1 TP.PKK Kabupaten Gianyar, Ny. I.A Diana Dewi Agung Mayun yang turut hadir pada kesempatan lomba tersebut. Pada lomba makanan kali ini, jenis yang dilombakan semuanya makanan tradisional seperti membuat jajan laklak, membuat jajan cerorot, membuat tum ayam, lomba membuat jukut (sayur ) ares dan membuat masakan serba ikan. Menurut istri dari Wabup. Gianyar A.A Gede Mayun, ini sangat penting agar makanan atau jajanan tradisional tidak hilang diganti oleh makanan serba modern yang belum tentu sehat bagi tubuh kita. Dimana anak-anak lebih mengenal makanan cepat saji, lebih menyukai jajanan modern yang kini marak di pasaran.

Untuk mengenalkan kembali berbagai jenis makanan tradisional pada generasi muda, kata Ny. Diana Dewi Agung Mayun,  pada beberapa lomba peserta disyaratkan harus berusia antara 16 tahun – 21 tahun. Ini tujuannya agar generasi muda tidak hanya mengenal namun mampu membuat sekaligus mencintai masakan tradisional mereka sendiri.

“ Lomba makanan ini juga sesuai dengan visi Gubernur Bali, Nangun Sat Kerti Loka Bali, salah satunya adalah mengembangkan kuliner tradisional sebagai salah satu kearifan lokal”, tegas Ny. Diana Dewi Agung Mayun.

Ditambahkan lagi, dalam lomba kali ini peserta harus membuat makanan di lokasi lomba, seperti meracik bumbu, memasak hingga menyajikannya diatas meja. Ini penting untuk meminimalisir kecurangan kalau makanan itu dibuat oleh orang lain. Jadi wakil yang menang hasil yang disajikan memang benar- benar hasil cipta menu mereka sendiri.

Tidak lupa pula pada kesempatan itu, Ny. Diana Dewi Agung Mayun mengucapkan banyak terima kasih pada wakil Kab. Gianyar, karena kerja keras mereka Kab. Gianyar berhasil meraih yang terbaik. (Rls/bpn/tim)