Wali Kota Jaya Negara Tekankan Prinsip ASN Melayani, Bukan Dilayani

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka acara Napi Gatra dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) tahun 2021 melalui virtual meeting yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kota Denpasar, Rabu (17/10/2021)
Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka acara Napi Gatra dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) tahun 2021 melalui virtual meeting yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kota Denpasar, Rabu (17/10/2021)

DENPASAR, balipuspanews.com– Prinsip ASN Denpasar adalah melayani, bukan dilayani. Hal ini diungkapkan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat membuka acara Napi Gatra (meNyapA PegawaI untuk GiAT berkineRjA) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) ke-50 tahun 2021 melalui virtual meeting yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) kota Denpasar, Rabu (17/10/2021).

Acara ini juga diisi dengan Dharma Wacana dari Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari dari Griya Wanasari Sanur tentang menumbuhkan rasa tulus dalam pengabdian.

Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), I Wayan Sudiana.

Baca Juga :  Buka Masa Sidang 2022-2023, Puan: DPR Sudah Rampungkan 43 UU Dalam 3 Tahun

Lebih lanjut, Wali kota Jaya Negara menyampaikan sudah dua tahun lebih bergulat, berperang melawan pandemi. Pada kesempatan acara “Napi Gatra” ini, dirinya ingin menegaskan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar untuk saling bekerja sama, merapatkan barisan sebagai Korps Pegawai Negeri Sipil, bersama tumbuhkan karakter “Bangga Melayani Bangsa”.

“Sebagai ASN, dalam melayani masyarakat kita harus berpegang terhadap tujuh prinsip dasar yang kita kenal sebagai BerAKHLAK. BerAKHLAK sendiri merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Tujuh prinsip ini diluncurkan oleh presiden Joko Widodo,”ujarnya.

Sementara itu, Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari menyampaikan ASN Denpasar harus memiliki prinsip Sewaka Dharma yang berarti melayani adalah sebuah kewajiban. Filosofi dari Bahasa Sansekerta ini mengandung makna dan spirit pengabdian yang tulus ikhlas atau yadnya.

Baca Juga :  RAPBN 2023: Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 5,3 Persen, Rupiah Dipatok Rp14.750 Per Dolar AS

“Ketika mengabdi dengan tulus ikhlas maka kedamaianlah yang akan kita raih. Semangat pengabdian ini bersumber dari nilai-nilai luhur kekayaan budaya dan tradisi masyarakat,” ujar Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari.

Penulis : Gde Candra
Editor : Oka Suryawan