Selasa, Februari 27, 2024
BerandaDenpasarWanita Asal Bondowoso yang Meninggal di Padanggalak Bukan Korban Pembunuhan

Wanita Asal Bondowoso yang Meninggal di Padanggalak Bukan Korban Pembunuhan

DENPASAR, balipuspanews.com – Meninggalnya HR, wanita asal Bondowoso, Jawa Timur dibekas lokalisasi Jagung Padanggalak, Sanur terus diperdalam pihak kepolisian. Polisi masih menunggu hasil lengkap dari tim medis RSUP Sanglah Denpasar untuk mengetahui penyebab kematian HR.

Hal ini dikatakan Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. Dia menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan anggota Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Timur, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau penganiayaan.

Dipastikan, korban yang bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) itu meninggal akibat sakit dalam yang dideritanya sejak lama.

“Jadi kami perlu meluruskan bahwa terkait orang meninggal di Padanggalak bukan korban pembunuhan tapi karena sakit. Menurut keterangan keluarga korban memiliki riwayat penyakit dalam,” ujar Iptu Sukadi, pada Kamis (5/8/2021).

Iptu Sukadi kembali menerangkan, pasca menerima laporan orang meninggal di Padanggalak, Rabu (4/8/2021), anggota Reskrim Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi dan olah TKP.

Sementara berdasarkan dari hasil pemeriksaan tubuh yang dilakukan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

BACA :  Pedagang Jajan Ditemukan Tergantung Dibelakang Dapur

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis RSUP Sanglah Denpasar untuk memastikan penyebab kematian korban,” tegas Iptu Sukadi.

Seperti diberitakan, HR seorang PSK Padanggalak ditemukan meninggal di kamarnya dalam kondisi mulut mengeluarkan darah. Sebelumnya, perempuan malang itu diduga dibunuh usai kencan dengan seorang bule.

Saksi pengelola lokalisasi BN menerangkan, saat kejadian sekitar pukul 09.30 WITA, dia sedang mandi dan mendengar korban bertengkar dengan tamunya di kamar diduga masalah pembayaran kencan. Tak lama saksi mendengar korban berteriak minta tolong.

Saksi keluar dan melihat korban terbaring lemas dalam posisi miring di kasur setelah sang tamunya itu pergi. Tak lama, korban minta minum dan diberikan oleh saksi. Beberapa saat minum, korban muntah darah dan kemudian meninggal. Warga setempat kemudian melaporkannya ke Polisi dan korban dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular