Wanita Dipergoki Pemilik Toko Sembako Ambil Barang Tanpa Bayar

Screenshoot rekaman sisi cctv yang memperlihatkan seorang wanita menggunakan jaket berwarna krem mengambil barang tanpa membayar
Screenshoot rekaman sisi cctv yang memperlihatkan seorang wanita menggunakan jaket berwarna krem mengambil barang tanpa membayar

BADUNG, balipuspanews.com
Seorang wanita dipergoki mengambil barang barang sembako di Toko Sayur & Sembako Ipong di Jalan Muding Sari, Lingkungan Muding Sari, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, pada Senin (28/11/2022). Perempuan itu sempat ditangkap, tapi keburu kabur dan pemilik toko memviralkanya di media sosial.

Menurut Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, pemilik toko diketahui bernama Tyagi Zippon,25. Dari keteranganya terungkap pelaku beraksi sekira pukul 05.57 wita. Pelaku berjenis kelamin perempuan yang identitasnya tidak diketahui itu terlihat berbelanja seperti pelanggan umum lainnya.

Namun ketika akan membayar, pemilik toko curiga. Sebab, pelaku membayar uang hanya Rp 16 ribu untuk membeli cabai tapi minta plastik besar untuk membawa belanjaan.

Penasaran, korban lantas mengikuti wanita yang mengenakan jaket krem dan celana panjang itu dari belakang saat akan keluar toko. Korban melihat pelaku akan kabur mengendarai sepeda motor Honda Beat DK 2252 ADM yang diparkir di sebelah selatan toko. Sementara barang-barang curian sudah digantung di atas sepeda motor.

“Pemilik toko kemudian menghadang dan menghentikan pelaku akan kabur naik motor,”katanya.

Korban sempat menanyakan barang-barang apa saja yang diambil di tokonya dan kepada siapa membayar. Pelaku diminta untuk mengakui perbuatannya dengan menyampaikan bahwa telah merekam, baik menggunakan Hp maupun kamera CCTV.

Selain itu korban juga mengancam akan memviralkan perbuatan pelaku ke medsos jika tidak ada itikad baik mengembalikan barang-barang milik korban yang dicuri. Akhirnya wanita itu menurunkan barang-barang dan mengakui mengambil, tetapi tidak membayar.

“Saat di cek, barang yang telah diambil berupa minyak goreng, beras, tepung, buah mangga, dan sayur, senilai Rp 170 ribu. Pelaku berjanji akan membayar dan mengakui bersalah,” ungkapnya.

Korban kemudian mengambil kunci sepeda motor agar pelaku tidak kabur, sementara dirinya masih sibuk melayani pelanggan yang pagi itu sedang ramai. Namun berselang 15 menit kemudian, korban mendapat kabar pelaku kabur dengan menuntun sepeda motornya.

Sehingga korban memutuskan memviralkan kejadian tersebut sebagai efek jera kepada pelaku lainya. Video viral itu pun mendapat beragam komentar dari warganet.

“Korban tidak menyangka jika unggahan video tersebut menjadi viral dan membuat kegaduhan di media sosial,” pungkasnya sembari mengatakan kasus tersebut tidak dilaporkan ke Polisi.

Penulis: Kontributor Denpasar 

Editor: Oka Suryawan