25.4 C
Denpasar
01/12/2021, 10:39 AM
KlungkungWarga Akah Digigit, Distan  Klungkung Eliminasi  11 Ekor Anjing Liar

Warga Akah Digigit, Distan  Klungkung Eliminasi  11 Ekor Anjing Liar

balipuspanews google news

SEMARAPURA,Balipuspanews.com -Sebanyak  11 ekor anjing liar yang berkeliaran di Desa Akah  terpaksa dilakukan eliminasi dan sebanyak 31 ekor anjing peliharaan warga Desa Akah juga diberikan vaksin Rabies pada Kamis(23/5).

Hal itu ditegaskan oleh Kabid  Kesehatan Hewan,Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung Anak Agung Raka Arnawa yang ditemui Kamis(23/5). Menurutnya eliminasi itu dilakukan secara  selektif biar pemilik anjing peliharaan tidak ada rasa ketersinggungan atas upaya mulia tersebut.

Namun dari upaya tersebut masih ada yang tertinggal karena kemungkinan rumah warga ditempati oleh orang jompo sehingga tidak terpantau kepemilikan anjingnya.

Upaya eliminasi anjing liar dilakukan pihak Dinas yang berkompeten ini karena adanya sebelumnya beberapa warga yang digigit anjing gila  di Desa Akah. Adapun warga yang digigit anjing gila ini antara lain Nengah Sirka (54) warga Banjar Gingsir, Desa Akah, Klungkung dan beberapa warga lainnya. Ditemui Nengah Sirka (54) dirumahnya dirinya  menunjukan luka di rahang kirinya dan . Ia harus mendapatkan 3 jaritan luka di wajahnya, setelah diserang secara membabi buta oleh anjing positif rabies, Selasa (21/5)lalu. Ia pun merasa khawatir, mengingat beberapa hari lalu seorang pemuda di Desa Paksebali dinyatakan meninggal dunia setelah terjangkit rabies

” Saya tentu merasa khawatir. Setelah diserang anjing itu, saya langsung mencari VAR (vaksin anti rabies),” ujar Nengah Sirka sembari menunjukan luka diwajahnya.

Rahang kiri dari Nengah Sirka telah ditutup perban, dan Ia lalu menunjukan bekas luka di dada sebelah kirinya. Bekas gigitan dan luka memar di tubuhnya, menunjukan betapa ganasnya serangan anjing rabies tersebut

” Itu anjing liar, sering saya lihat. Tapi kemarin sangat ganas. Tumben saya melihat anjing seganas itu, hingga loncat menyerang wajah,” ungkap Nengah Sirka

Tidak hanya menyerang Nengah Sirka, anjing rabies yang sama juga menyerang dua warga desa Akah lainnya secara membabi buta.

Saking ganasnya, anjing betina itu menyerang ketiga wajah korbannya hingga mengalami luka-luka. Anjing tersebut sudah diburu oleh warga, dan sampel otaknya telah dibawa ke laboratorium  Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar oleh Tim Keswan Klungkung, Rabu (22/5)

Nengah Sirka menceritakan, kejadian serangan anjing liar itu terjadi, Selasa (21/5) sekitar pukul  10.00 Wita. Ketika itu, Sirka tengah mengasuh cucu yang disayanginya, Ni Kadek Listiadewi (2).

Ketika hendak membuat teh, Ia meninggalkan cucunya di teras rumah. Setelah keluar dari dapur, ia sudah melihat anjing liar berwarna hitam dan putih itu sudah berada  di halaman rumah.Namun tiba-tiba anjing itu loncat dan menyerang tubuh dari Nengah Sirka. Ketika itu, anjing yang membabi buta tersebut, berhasil melukai badan kiri dari Sirka.

” Saya kaget, karena tiba-tiba menyerang dengan ganas. Anjing itu meloncat dari tanah, dan menyerang tubuh saya. Anjing itu sempat saya tendang hingga terkapar. Beruntung anjing saya itu tidak menyerang cucu saya yang berada di teras,” ungkap Sirka

Bukannya lari, anjing itu justru semakin menyerang membabi-buta. Sirka dan anjing rabies itu sempat terkibat duel. Anjing liar itu terus melompat dan berusaha menerkam leher pria paruh baya itu, dan  Wayan Sirka dengan tangan kosong masih mampu memukul anjing itu hingga terkapar. Ketika akan mengambil benda disekitarnya untuk dijadikan senjata, tiba-tiba anjing betina itu kembali melompat dan berhasil menerkam wajah dari Sirka. Wajah Sirka pun berlumuran darah karena mengalami luka terbuka” Saat saya memalingkan wajah, tiba-tiba anjing itu sudah loncat dan menerkam wajah saya. Hingga wajah saya berlumuran darah,” ungkap Sirka

Tidak hanya Ningah Sirka, anjing itu lalu menyerang warga dari Banjar Gingsir, Desa Akah lainnya, Ketut Arta (54) sekitar pukul 18.00 Wita. Ketut Arta ketika ngayah di Pura Pasek di sekitat Banjar Gingsir, diserang oleh anjing yang sama. Anjing rabies itu, secara membabi buta meloncat dan mampu menerkam wajah dari Ketut Arta.

Kondisi ini membuat Ketut Arta mengalami dua luka dinwajahnya. Sementara ada seorang pemuda asal Banjar Pekandelan, Desa Akah, Dewa Putu Alin Indrawan

 juga dilaporkan diserang oleh anjing yang sama.  Ia diserang ketika berada di depan rumah sehingga mengalami luka di bagian dahi dan kaki.

Kejadian ini tentu membuat warga di Banjar Gingsir, Desa Akah sangat resah. Warga lalu beramai-ramai memburu anjing betina itu.

” Malam itu juga, Selasa (21/5), warga  memburu anjing itu. Ada yang bawa tombak, ada bawa senapan angin. Ramai sekali yang memburu anjing itu malam-malam,” terang Nengah Sirka.(Roni/bpn/tim)

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Sempat Vakum Dua Tahun, Makepung Jembrana Cup Kembali Digelar
03:01
Video thumbnail
Pohon Bunut Besar Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Kutampi
02:02
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Member of