Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta menghadiri upacara Pitra Yadnya Kinambulan yang diselenggarakan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di wantilan Pura Jagatnatha
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com– Warga Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi ( MGPSSR) menggelar prosesi Pitra Yadnya Kinambulan diwantilan Pura Jagatnatha Klungkung Sabtu ( 4/8) 2018. Prosesi tersebut adalah kelanjutan dari prosesi ngaben massal yang diikuti 30 sawe di Krematorium Punduk Dawa, Dawan, Kamis ( 2/8) 2018 lalu. Prosesi penghormatan kepada roh Sang Pitara itu juga dihadiri oleh bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama Nyonya Ayu Suwirta.

Ketua panitia yang sekaligus ketua MGPSSR Klungkung Wayan Sudiarsa mengatakan, upacara ini tidak hanya diikuti oleh semeton Pasek saja, namun juga diikuti oleh berbagai soroh seperti Arya, Pande, Pulasari dan kalangan Pradewa. Peserta yang mengikuti upacara ngaben sampai  prosesi nilapati dikenai biaya rp 5.5jt, sedangkan upacara ngoroas  sampai nilapati dikenai biaya sebesar Rp 3.5jt.

“ Pihak panitia berusaha melaksanakan upacara Yadnya yang satwika. Tidak jorjoran namun cukup untuk kebutuhan prosesi. “ujar Wayan Sudiarsa.

Sudiarsa menegaskan, upacara ngaben diikuti  30 sawa, ngelungah 29  peserta, ngeroras diikuti 145 sawa, serta upacara nuntun dan nilapati yang diikuti sebanyak 50 peserta.

“ Program yang rutin diselenggarakan setiap 2 tahun sekali ini, pada tahun ini diikuti oleh sekitar 200an peserta, mereka tidak hanya berasal dari Klungkung, namun juga berasal dari Bangli, Gianyar dan Karangasem,”ujar Wayan Sudiarsa

Sementara itu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam menyampaikan apresiasi kepada MGPSSR Klungkung yang telah mempelopori melaksanakan upacara ini. Menurutnya, apa yang dilakukan ini adalah wujud mempersatukan semua umat Hindu yang terdiri dari berbagai soroh. Dengan kebersamaan seperti ini tentunya akan membantu meringankan beban umat dalam melaksanakan upacara ini.

“ Pemkab Klungkung sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini karena telah sejalan dengan cita – cita saya yaitu menciptakan sebuah program ngaben massal yang tengah dilakukan kajian, program inovasi dengan menggunakan dana BKK ini diharapkan sudah bisa berjalan pada tahun 2020,”ujar Bupati Suwirta.(roni/ bas)

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...