Warga Demulih Susut Bangli datangi PN Bangli untuk menghadiri sidang mediasi
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Bangli, balipuspanews.com- Warga Demulih, Susut, Bangli Senin ( 5/11/2018) mendatangi Pengadilan Negeri ( PN) Bangli. Mereka hadir untuk memberikan dukungan moral kepada tokoh  adat Demulih yang digugat karena merestui berdirinya TK Pra Widya Darma di desa Demulih. Pihak penggugat adalah Putu Indrata, 63, yang juga warga Demulih. Indrata menggugat tokoh masyarakat karena tanah yang dipakai TK seluas 6,15 are tersebut adalah masih dari bagian pekarangannya yang juga warisan dari kakeknya.

Sidang mediasi mendapatkan atensi dari Polres Bangli. Setidaknya ada 75 personil Polres Bangli dikerahkan untuk mengawal sidang mediasi itu.

Kabag Ops Polres Bangli Kompol Ngakan Putu Anom Semadi di dampingi Kapolsek Kota Bangli Kompol I Dewa Made Raka, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara  dan Kapolsek Susut dengan melibatkan personil gabungan Polres Bangli dan Polsek Bangli serta Polsek Susut

Mediasi Tahap Kedua tersebut dipimpin oleh Hakim Mediator Haris Suriawan SH, Mkn. Hadir dalam Mediasi tersebut Pihak Penggugat diantaranya I Putu Indrata, S.Sos, I Wayan Arcana, Ni Made Sunarti, I Ketut Suadnyana, serta kuasa hukumnya Indra Hery Narno, SH. dan Tergugat serta tokoh masyarakat Desa Demulih yang keseluruhan berjumlah kurang lebih  150 orang.

Hasil mediasi kali ini belum ada titik temu atau kesepakatan antara kedua belah pihak, pihak tergugat meminta tempo untuk menyampaikan keinginan penggugat kepada warganya.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, S.I.K mengatakan, pelibatan personel pengamanan yang di lakukan disesuaikan dengan situasi dilapangan.

“Dengan adanya pengamanan diharapkan mediasi berjalan aman dan lancar,”kata KapolresTri Waluyo. ( rls/bas)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...