Warga Jakarta Tewas di Aliran Tukad Badung, Diduga Loncat Jembatan

317
Temuan mayat
Temuan mayat

DENPASAR, balipuspanews.com -Warga yang tinggal di aliran Tukad Badung, Denpasar, digegerkan penemuan mayat mengambang yang diketahui bernama Buifin (38) asal Bekasi Timur Jakarta Barat. Diduga kuat, korban tewas usai meloncat dari atas jembatan di Jalan Gatot Subroto Tengah, Kamis (14/3) siang hari.

Saat ditemukan warga, korban mengenakan baju kaos warna abu-abu bertuliskan City 099, celana kain warna hitam, dan jaket warna cream. Selain itu, ditemukan pula handphone merek Nokia warna hitam, ikat pinggang warna coklat dan dompet berisi uang Rp 15.000, ATM Bank Danamon, dari saku celana ditemukan uang Rp 89.000, rokok merek Halim dan korek api gas.

“Di saku jaket juga di temukan Snack merk Wafer Tango dan permen,” ujar saksi mata dilapangan, Kamis (14/3). Beberapa saksi yang dimintai keterangan oleh kepolisian, yakni Sandi (34), menerangkan, awalnya sekira pukul 13.30 Wita dia mendengar dari tetangga yang ramai menceritakan penemuan mayat mengambang di Tukad Badung, tepatnya di jembatan Gatsu Tengah.

Baca: Geger, Tertidur Lelap Motor Terbakar Dilempari Molotov

Saksi Sandi yang tinggal di Jalan Ahmad Yani Denpasar itu langsung menuju TKP dan melihat orang sudah banyak berkerumun dan juga aparat kepolisian. Dilokasi kejadian, saksi dimintai tolong oleh polisi untuk mengangkat korban dari aliran sungai. Saksi kemudian berenang menarik korban yang gambang di di sungai dan dibawa ke pinggir, tepatnya dibawah jembatan.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba dilokasi kejadian selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuhnya. Usai diperiksa, jenazah Buifin langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk dilakukan visum et revertum.

Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan yang dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan di TKP dan tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Pihaknya juga masih menunggu keluarga korban yang berasal dari Bekasi Timur Jakarta Barat.

“Keluarganya masih kami hubungi. Memang dari pemeriksaan Inafis tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban, tapi kami masih menunggu hasil visum dari RSUP Sanglah” terang mantan Kapolres Badung ini, Kamis (14/3). (pl/bpn/tim)

Loading...