Ketua DPRD karangasem serap aspirasi
Ketua DPRD karangasem serap aspirasi

KARANGASEM,balipuspanews.com – Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana didampingi Sekwan, I Wayan Ardika, Kabag Humas DPRD, Merta Dina, gelar kegiatan reses diwilayah Tukad Base, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (27/01/2020).

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan aspirasi salah satunya adalah mengenai kondisi ruas jalan yang ada di desa tersebut dimana kondisinya rusak parah sejak bertahun – tahun silam tanpa mendapatkan perbaikan.

“ Kami berharap jalan ini bisa segera mendapat perbaikan,” Ketut Galung salah seorang warga yang ikut menyampaikan aspirasi.

Mendapat aspirasi tersebut, Gede Dana mengatakan, tujuan dirinya turun ke masyarakat selaku penyelenggara pemerintahan ingin mengetahui bagaimana kondisi masyarakat Karangasem.

Terkait jalan tersebut, seperti yang diinformasikan memang sangat memprihatinkan. Jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer itu jalan yang sering dilalui warga untuk akses menuju posyandu dan sekolah.

“ Setahu saya sejak enam tahun yang lalu kondisinya seperti ini. Seandainya jika ada yang mau melahirkan atau sakit pasti lambat tertolong,” ujar Gede Dana.

Dana yang juga ketua DPC PDIP Karangasem itu menegaskan, hendaknya dengan kondisi dan letak geografi warga tinggal dipegunungan sebaiknya jangan diabaikan

“ Justru harus bantu. Mereka Inilah yang perlu kita tingkatkan taraf hidupnya. Paling tidak akses jalannya kita harus perbaiki. Kalau jalannya sudah bagus mungkin mereka mau melanjutkan sekolah ke SMP, SMA, dan sekolah lainnya,” tegas Dana.

Kondisi jalan yang rusak parah itu juga menyebabkan banyak siswa yang menempuh pendidikan sampai tingkat SD saja. Pasalnya, untuk melanjutkan dianggap jauh. Apalagi akses jalan rusak berat.

Kondisinya semaki parah karena di kawasan tukad base ini pada musim hujan airnya besar takut orang tuanya menyekolahkan.

“ Saya selaku anggota dewan akan menjadikan ini skala prioritas yang harus diperjuangkan. Karena masyarakat disini banyak hampir ratusan KK. Kasihan mereka terlahir di daerah terisolir tidak dibantu fasilitasi. Ini baru jalan saja belum nanti rumahnya apa layak huni apa tidak,” kata Gede Dana.

Hanya saja, pihaknya harus mengecek status jalan tersebut. Apakah berstatus jalan desa atau jalan kabupaten. Jika ruas jalan ini adalah jalan Kabupaten pihaknya akan memperjuangkan agar ditahun 2021 bisa proses untuk perbaikannya.(igs/tim/ bpn)