Wihara Ekayana Arama Jakarta Selenggarakan Upacara Kong Fo Cai Tian dihadiri 500 Umat Buddha

29
Suasana pelaksanaan upacara syukuran Kong Fo Cai Tian yang dihadiri sekitar 500 umat Buddha se-Jabodetabek di Wihara Ekayana Arama Jakarta, Sabtu (9/2).
Suasana pelaksanaan upacara syukuran Kong Fo Cai Tian yang dihadiri sekitar 500 umat Buddha se-Jabodetabek di Wihara Ekayana Arama Jakarta, Sabtu (9/2).

JAKARTA, Balipuspanews. com- Dalam rangkaian kegiatan Perayaan Imlek di Tahun 2019, Wihara Ekayana Arama – Indonesia Buddhist Centre dikawasan Jl. Mangga 2 No.8, RT.8/RW.8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyelenggarakan upacara syukuran Kong Fo Cai Tian yang dihadiri sekitar 500 umat Buddha se-Jabodetabek. Upacara syukuran Kong Fo Cai Tian dipimpin langsung oleh Pimpinan Wihara Ekayana arama Y.M. Biksu Aryamaitri Mahasthawira bersama para Biksu Anggota Sangha lainnya.

“Upacara Kong Fo Cai Tian merupakan bentuk penyampaian rasa syukur umat Buddha kepada alam semesta atas diberikannya berkah pada tahun sebelumnya dan harapan yang lebih baik bagi tahun ini. Ungkapan rasa syukur tersebut disampaikan melalui upacara persembahan kepada para Buddha dan para Dewa Pelindung Dharma,” kata Juru bicara Wihara Ekayana Arama, Bhante Nyanagupta di sela-sela kegiatan di Wihara Ekayana Arama Jakarta, Sabtu (9/2).

Bhante Nyanagupta mengungkapkan Dalam upacara ini, umat Buddha diajak untuk menyatakan kembali perlindungan kepada Triratna yakni Buddha, Dharma dan Sangha, Menghormati para Dewa Pelindung Dharma, serta mengulang sutra dan memberikan persembahan.

“Umat Buddha juga diajak untuk bersyukur dengan semua berkah kebajikan yang diterima, menyatakan penyelasalan (pertobatan) atas kesalahan atau ketidak trampilan perilaku dimasa lalu, dan bertekad untuk menjadi lebih baik dimasa mendatang,”ujar Bhante Nyanagupta.

Dalam upacara ini, umat Buddha diajak untuk menyatakan kembali perlindungan kepadaTriratna yakni Buddha, Dharma, dan Sangha menghormati para Pelindung Dharma. Umat Buddha juga diajak untuk bersyukur dengan semua berkah kebajikan yang diterima dan bertekad untuk menjadi lebih baik dimasa mendatang.

Lebihlanjut Bhante mengatakan, Melalui praktek Dharma ini yang dibimbing oleh para anggota Sangha, umat Buddha benar-benar dapat melewati suatu perayaan Imlek yang penuh makna, sehingga Dharma dapat terus hidup dalam diri setiap umat Buddha yang mempraktekannya.

UMAT BUDDHA JAGA KERUKUNAN DAN JAGA PERSATUAN

Juru bicara Wihara Ekayana Arama, Bhante Nyanagupta menekankan pentingnya Umat Buddha untuk menjaga kerukunan antar umat beragama dan menjaga persatuan bangsa ini. Dimasa Pilpres ini diharapkan umat Buddha menghadapinya dengan damai, hati yang jernih dan menghargai pilihan masing-masing.

“Kami harapkan kepada seluruh umat Buddha menjaga kerukunan dan menjaga persatuan bangsa, apalagi ditahun ini Indonesia sedang melaksanakan kampanye Pilpres. Umat Buddha harus menghargai pilihan masing-masing dan jangan mudah terpancing oleh isu-isu negatif dan berita palsu atau Hoax,” tegas Bhante Nyanagupta. (Ivan/bpn/tim)

Loading...