Kapal perang
Kapal perang
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, balipuspanews.com – Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri yang akrab dipanggil Bu Mas akan menenggelamkan kapal perang KRI Slamet Riyadi-352 menjadi wisata selam di laut Tulamben,  Karangasem Bali.

“Masih sedang proses, Akhirnya perjuangan untuk mendapatkan kapal untuk ditenggelamkan di Tulamben Karangasem segera terwujud, Suksme Tuhan,” kata Bupati Karangasem, IGA Sumatri, Selasa (8/10/2019).

Srikandi yang pertama memimpin Karangasem ini mengakui perjuangan itu tidak mudah.

“Butuh waktu 1 tahun perjuangan ini,” ucapnya.

Sementara itu serah terima kapal perang tersebut terungkap setelah Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan selaku  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia saat ini menyampaikan dalam surat yang ditandatanganinya  bahwa Tim Percepatan Pengembangan Wisatar Bahari, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kemenko Bidang Kemaritiman merencanakan untuk memanfaatkan ex Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI-AL menjadi destinasi wisata selam dan museum

Terkait rencana tersebut telah diselenggarakan serangkaian rapat koordinasi yaitu tanggal 17 Januari 2019, 29 Januari 2019, 7 Februari 2019 dan 13 Februari 2019 yang dihadiri oleh perwakilan dari Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, TNI Angkatan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pertahanan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Usaha Milik Negara dan Asosiasi

Dalam rapat koordinasi tanggal 7 Februari 2019 di Kementerian Pariwisata disepakati bahwa ada tiga kapal yang bisa segera diproses yaitu

a. KRI Tanjung Nusanive-973, ditenggelamkan menjadi wisata selam di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta,

b. KRI Slamet Riyadi-352, ditenggelamkan menjadi wisata selam di Tulamben, Provinsi Bali
C. KRI Teluk Bone-511, meniadi wisata Museum Maritim di Provinsi DKI Jakarta

Sehubungan dengan hal tersebut, kiranya Menteri dapat segera memproses dan menerima alih status KRI Tanjung Nusanive-973 dan KRI Slamet Riyadi-352 dan TNI-AL ke Kementerian Pariwisata untuk selanjutnya KRI Tanjung Nusanive- 973 dihibahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan KRI Slamet Riyadi-352 dihibahkan ke Pemorintah Provinsi Bali sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. (art/bpn/tim)