SEMARAPURA, balipuspanews.com – Warga Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, digegerkan dengan penemuan seorang warga negara asing (WNA) asal Slovenia berinisial RH,40, yang ditemukan meninggal dunia di kamar homestay, Senin (16/3/2026).
Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar lima hari sebelum jenazah ditemukan.
“Tim medis memperkirakan korban sudah meninggal lima hari sebelum ditemukan. Saat ini jenazah masih dititipkan di RS Gema Santi,” ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Selasa (17/3/2026).
Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar dengan kondisi telah membusuk. Pihak kepolisian hingga kini belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban, mengingat belum ada permintaan autopsi dari pihak keluarga.
“Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan. Hari ini rencananya Satuan Reskrim Polres Klungkung akan melakukan olah TKP,” jelasnya.
Penemuan jenazah berawal pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Seorang saksi, Ni Ketut Murniati, mencium bau tidak sedap saat berada di lantai dua bangunan yang menjadi satu dengan homestay tersebut.
Kecurigaan muncul setelah saksi melihat banyak lalat di sekitar kamar korban. Saksi kemudian melaporkan hal tersebut kepada pemilik homestay, I Ketut S.
“Ketika berada di lantai dua, saksi melihat banyak lalat di kamar nomor 1 dan mencium bau tidak sedap dari dalam kamar,” kata Alit Purnawibawa.
Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Lembongan.
Petugas kepolisian bersama tim BPBD Klungkung dan tenaga medis dari Nusa Medical selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, kondisi jenazah telah membengkak.
Keterangan saksi juga menyebutkan bahwa korban sudah cukup lama tidak terlihat keluar dari kamar. Terakhir kali korban diketahui keluar kamar pada 8 Maret 2026.
“Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah saat ditemukan sudah membusuk,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Nusa Penida untuk dititipkan di RS Gema Santi sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Ini bentuk respons cepat anggota di lapangan. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian, dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak berspekulasi,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Penulis : Roni
Editor : Oka Suryawan



