Wujudkan Denpasar Bersemi, Paket Amerta Gandeng Pihak Swasta

Paslon Nomor 2
Paslon Nomor 2 "Paket Amerta", saat menggelar jumpa pers di Posko Pemenangan Amerta, Kamis (15/10/2020)

DENPASAR, balipuspanews.com – Mewujudkan kawasan Kota Denpasar Bersemi (Bersih, Sehat, Mantap, dan Indah) ke depannya, Calon Walikota Denpasar paket Amerta bakal menggandeng pihak swasta dalam mewujudkan apa yang menjadi program jika dirinya terpilih dalam kontestasi Pilwali Kota Denpasar 9 Desember mendatang.

Calon Walikota Gede Ngurah Ambara Putra, Kamis (15/10), mengungkapan harus ada peran dari pihak swasta untuk ikut merealisasikannya. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Dimana, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar pada khususnya, saat ini dirasakan merosot tajam.

“Jika kita mau, maka harus berani menggandeng pihak swasta untuk bisa menunjang PAD melalui Corporate Social Responsibility (CSR), sebab hal tersebut dirasakan sangat membantu mempercepat mewujudkan pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Ambara Putra didampingi Calon Wakilnya Made Bagus Kertanegara.

Pasangan yang didukung koalisi Golkar, Nasdem dan Demokrat ini menyebut CSR yang dimaksud tidak hanya untuk pembangunan bidang infrastruktur semata, akan tetapi juga dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui rancangan beasiswa.

“Jadi pihak swasta tidak akan keberatan menyisihkan sedikit keuntungannya dalam membangun Kota Denpasar ini. Tentunya, kami akan lakukan transparansi dan juga berlandaskan kredibilitas tinggi,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga memaparkan program unggulan lainnya yang pro rakyat. Salah satunya adalah pemberian bantuan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang menjadi garda terdepan dalam pelestarian seni, adat, dan budaya Kota Denpasar.

Beberapa perhatian kepada masyarakat berupa bantuan tiap tahun kepada prajuru banjar sebesar Rp. 40 juta, STT (Sekaa Teruna-Teruni) Rp. 25 juta, Kelompok Dadia Rp. 5 juta, dan PKK Rp. 5 juta. Program ini sesuai dengan visi Amerta, yakni Denpasar BERSERI, Smart City, Berbudaya dan Berdaya Saing.

Program ini dinilai realistis. Sebab, sejauh ini bantuan-bantuan untuk kelompok masyarakat yang diprogramkan Paket Amerta sejatinya sudah diberikan dan dijalankan oleh Pemerintah Kota Denpasar dalam bentuk berbagai kegiatan. Meskipun, anggarannya masih kecil.

Sementara Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Denpasar yang juga Anggota Tim Kampanye Paket Amerta mengungkapkan, bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen serius paslon Amerta untuk meringankan beban masyarakat yang ikut menjadi motor penggerak dan mengambil peran di garda terdepan melestarikan seni, adat, dan budaya Bali di Kota Denpasar.

“Semua itu realistis, sekarang tergantung komitmen pemimpinnya. Kalau ada komitmen dan pemimpinnya mau bekerja, celahnya tentu pasti ada,” kata politisi senior partai Demokrat ini.

Pihaknya menilai bahwa jija mau mewujudkan hal tersebut sepanjang ada komitmen kuat dan kemauan politik kuat dari pemimpin Kota Denpasar tidak akan ada masalah. Dan jika dihitung-hitung, total anggaran yang dibutuhkan untuk mengeksekusi program tersebut hanya sekitar Rp. 26 miliar. Apalagi, APBD dan SILPA tiap tahunnya mencapai Rp. 200 miliar lebih.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan