Wujudkan Pilkada Berkualitas, KPU Bali Gandeng UNR

Ket: Rektor UNR (tengah) Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum., didampingi Ketua LPPM UNR Yudistira Adnyana,SE, M.Si dan jajaran, usai menandatangani MuO dengan Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.
Ket: Rektor UNR (tengah) Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum., didampingi Ketua LPPM UNR Yudistira Adnyana,SE, M.Si dan jajaran, usai menandatangani MuO dengan Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan.

DENPASAR, balipuspanews.com-

Mewujudkan Pilkada yang berkualitas, KPU Provinsi Bali menggandeng Perguruan Tinggi Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar, untuk turut bersinergi dalam mensosialisasikan informasi kepada masyarakat terkait Pilkada melalui kegiatan kampus. Hal ini diwujudkan KPU Bali dengan penandatanganan MoU yang ditandatangani Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan dan Rektor UNR Rektor UNR Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum.,Rabu (21/10).

Rektor UNR Tirka Widanti mengatakan, MoU ini dilakukan sebagai salah satu upaya mengedukasi masyarakat, dengan memperoleh ilmu terkait kepemilihan melalui KPU Provinsi Bali, melalui mahasiswa/i kampus mengajak mahasiswa untuk selalu beradaptasi untuk mendapatkan ilmu, baik dari kampus sendiri maupun di luar kampus.

“Melalui MoU ini kami ingin mengedukasi masyarakat, setelah transfer ilmu dari KPU akan disosialisasikan saat Kuliah Aplikatif Tematik (KAT) dalam menyukseskan pilkada serentak di enam kabupaten/kota di Bali, dengan jumlah mahasiswa sekitar 650 disebar di seluruh Bali, terutama daerah yang mengikuti pilkada,”jelasnya usai penandatangan MoU.

Tirka mengungkapkan kegiatan seperti ini sudah pernah dilakukan dengan KPU Kabupaten/Kota dengan UNR, khsusunya FISIP, sudah sejak lama menjalin kerja sama. Namun bersama KPU Bali Baru pertama dilakukan. Semoga kerja sama ini sama-sama mendapatkan manfaat.

Lebih jauh kata Tirka, materi-materi kepemiluan sudah tidak asing lagi bagi civitas UNR. Mengingat banyak juga penelitian yang dilakukan terkait kepemiluan, baik berupa skripsi dan tesis. UNR juga ingin berkontribusi memangkas angka golput yang diprediksi tinggi oleh para pengamat.

Hal senada juga disampaikan Lidartawan, Memorandum of Understamding (MoU) sebagai payung kegiatan yang bisa dikerjasamakan, salah satunya melalui KKN Tematik, di daerah yang melaksanakan Pilkada.

Melakukan sinergi dengan pihak Perguruann Tinggi, kata mantan Ketua KPU Bangli dua periode ini,
jelas lebih independen dibandingkan dengan komunitas, yang belum pasti independennya.

Dengan mengajak para mahasisw/i dalam mensosialisasikan nanti akan dapat tebukti kredibelitasnya. Dengan mendapat informasi yang kredibel tersebut, nantinya masyarakat akan mampu membedakan antara hoax dengan informasi yang benar.

“Selain Ngurah Rai, beberapa perguruan tinggi sudah kami ajak kerja sama seperti Udayana, Undiknas, Warmadea, Stikes, dan Stikom,” jelasnya.

Dengan semakin banyaknya menggandeng perguruan tinggi, pihaknya ingin membangun kekuatan besar, sedikit demi sedikit digabungkan menjadi banyak.

Lidartawan mengakui, pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang memiliki tantangan yang berat, dibandingkan pilakada sebelumnya, akibat pandemi Covid-19. Hal ini menyebabkan penyelenggara harus kerja keras. Namun jika dibantu para civitas akademika ia yakin semuanya menjadi lebih ringan.

Penulis/editor: Budiarta