Selasa, Februari 27, 2024
BerandaBadungWujudkan SDM Unggul, PNB Kolaborasi Dunia Industri dan SMK

Wujudkan SDM Unggul, PNB Kolaborasi Dunia Industri dan SMK

BADUNG, balipuspanews.com – Direktur Politeknik Negeri Bali Nyoman Abdi melakukan penandatangan nota kesepahaman (Mou) dan (MoA) dengan dunia Industri dan Sekolah SMK dengan tujuan ‘Nikah Massal’ antara tiga instansi untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, penandatangan tersebut disaksikan langsung oleh Dirjen Vokasi Wikan Sakarinto, yang dilaksanakan di Hotel Condrad, Kuta Selatan, Badung, Rabu (31/3/2021).

Direktur PNB I Nyoman Abdi, SE., M.eCom., dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan kali ini sebagai bukti kalau PNB dengan Industri sudah “Menikah”. Yang mana, terminologi sudah “menikah” ini memang untuk menerjemahkan Link and Match yang dulu diwacanakan dan sekarang ini diwujudkan dengan lebih konkret dengan launching kelas kerja sama.

Lebih lanjut kata dia, pernikahan massal yang sudah dilakukan melalui kelas kerja sama yang dilakukan, salah satunya dengan The Apurva Kempinski.

“Hari ini kembali dilakukan dengan St Regis melalui dua kelas kerja sama. Yakni Prodi D4 manajemen bisnis pariwisata dan Prodi teknologi rekayasa utilitas konsentrasi teknologi properti manajemen serta dengan pihak Conrad,” katanya di sela kegiatan.

BACA :  Sosialisasikan Program JKN, Kepala BPJS Kesehatan Denpasar Sebut Peran Media Sangat Dibutuhkan

Lebih lanjut kata Abdi, kolaborasi ini akan terus diperkuat. Yang mana PNB sebagai lembaga Vokasi, terus berkolaborasi dengan industri. Saat ini lanjut Abdi, PNB sudah memiliki Link atau Network sebanyak 416 industri yang sudah diluncurkan di PNB.

Tentu dengan ini nantinya PNB tidak terlalu sulit untuk mengajak berkolaborasi. Sehingga melalui launching ini, pihaknya berharap bisa lebih memperkuat lagi kerja sama yang sebelumnya sudah terjalin.

“Ini akan terus diperkuat, sehingga apa yang kita lakukan, bisa diketahui oleh masyarakat. Kami juga bisa memberikan service tidak hanya untuk kelas reguler namun juga melalui kelas kerjasama. Kalau kita ingin punya SDM yang unggul untuk Indonesia maju, tentu kuncinya adalah Link and Match,” tegasnya.

Kendati dalam situasi pandemi Covid-19, pihaknya tetap optimis terhadap dunia pariwisata pasca pandemi nanti, optimisme pariwisata adalah kolaborasi sebagai kunci utama.

Dengan kolaborasi, industri sebagai laboratorium hidup pendidikan vokasi dan membangkitkan desa wisata, sehingga meyakini, pasca pandemi kolaborasi kuat dapat dibuktikan dengan memiliki komitmen yang kuat.

BACA :  Diduga Akibat Korsleting Aki, Bengkel Bus Kebakaran, Lima Bus dan Motor Ludes

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T, M Sc, Ph D., pada kesempatan tersebut menyampaikan, terkait nikah massal, ini merupakan istilah lain dari Link and Match.

Pihaknya sepakat, untuk membangun Bali yang hebat, maka diperlukan pendidikan yang hebat untuk membangun SDM Bali yang hebat. Setiap Kota, Provinsi, Negara yang mampu menciptakan pendidikan yang baik dan menghasilkan SDM yang hebat, tentu negara tersebut akan makmur dan maju.

Untuk hari ini di antara kebijakan yang dirilis, yakni merilis program SMK D2 Fast Track. Karena dirinya tidak mau lagi, SMK jalan sendiri, dan kampus vokasi jalan sendiri. Jadi SMK dengan perguruan tinggi vokasi dinikahkan ditambah lagi satu dengan industri.

“Jadi ini pernikahan segitiga. SMK dengan perguruan tinggi vokasi, menikah dengan industri. Jadi Segitiga,” ujarnya.

Tak hanya sektor pariwisata, Nikah Massal juga dilakukan terhadap jurusan lain seperti tehnik maupun yang lainnya yang sudah dilakukan di luar Bali.

Di lain sisi Learning and Depelovment Manager The St Regis Bali, Dewa Putrayana mengutarakan selaku pihak yang bergerak di dunia industri mengucapkan terima kasih atas inisiatif mengembangkan lebih tajam dalam hal pendidikan untuk melahirkan calon SDM unggul.

BACA :  Tuntaskan Perbaikan Jalan, Nusa Penida Digelontor Dana Sebesar Rp 56 M

“Kami merasa terpanggil ikut memberi kontribusi, nantinya dapat memberikan sebuah harapan SDM siap pakai yang mampu bersaing di dunia internasional khususnya bidang perhotelan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dunia industri mampu bersinergi dan industri lainnya agar merasa terpanggil untuk turut serta menciptakan SDM unggul di Bali serta mampu mendapatkan SDM siap pakai.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular